Grab Beri Santunan untuk Keluarga Pengendara Grabwheels yang Tewas

Liberty Jemadu
Grab Beri Santunan untuk Keluarga Pengendara Grabwheels yang Tewas
Grab Wheels adalah layanan sewa skuter listrik alias e-scooters untuk perjalanan jarak dekat. Layanan ini diluncurkan pertama kali di The Breeze, BSD, Tangerang pada 9 Mei 2019 yang lalu.

Grab enggan menyebutkan besaran santunan yang akan diterima oleh keluarga dua pengendara Grabwheels yang tewas ditabrak mobil.

Suara.com - Grab Indonesia akan berkomunikasi dengan keluarga Ammar dan Wisnu, dua korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) saat menggunakan layanan skuter listrik GrabWheels.

Komunikasi lebih lanjut akan dilakukan Grab Indonesia untuk memberikan santunan yang merupakan asuransi yang telah termasuk dari bagian layanan jasa dari pengguna GrabWheels.

"Sudah, sudah (komunikasi). Kita menunggu masa berkabung lewat. Pasti akan kita kasih (santunan)," kata Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

"Karena masih masa berkabung, mungkin kami akan menghubungi dalam waktu dekat," kata dia.

Meski sudah menyatakan segera memberikan santunan yang termasuk dalam asuransi pengguna GrabWheels, Tri enggan menyebutkan besaran santunan yang akan diterima oleh kedua keluarga Ammar maupun Wisnu.

"Nanti kita sampaikan, detilnya ada di aplikasinya ya," kata Tri.

Tri juga enggan membeberkan lebih jelas untuk mekanisme pemberian bantuan kepada keluarga yang menjadi korban pada 10 November lalu.

"Nanti akan kita kabari setelah bicara langsung dengan keluarga," ujarnya.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan yang merenggut dua nyawa pengguna layanan GrabWheels di area Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Minggu (10/11/2019) pada pukul 03.00 WIB.

Kedua korban, yakni Ammar dan Wisnu yang tertabrak oleh mobil Toyota Camry. Selain Ammar dan Wisnu, empat korban lain mengalami luka, yakni Wanda, Wulan, Bagus, dan Fajar Wicaksono.

Kasus ini segera ditangani oleh Polda Metro Jaya dengan menetapkan satu orang tersangka berinisial DH. Kasus penabrakan yang menyebabkan Ammar dan Wisnu meninggal dunia itu masih dalam penyelidikan dengan pemeriksaan tujuh orang saksi. [Antara]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS