Akhir Tahun 2019: Jalan Tol Elevated II Aman, Namun Tidak Nyaman

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Sabtu, 21 Desember 2019 | 12:05 WIB
Akhir Tahun 2019: Jalan Tol Elevated II Aman, Namun Tidak Nyaman
Kendaraan petugas pemelihara tol melintas di atas jalan Tol layang Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). [ANTARA Foto/Risky Andrianto]

Suara.com - Jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Japek Layang sudah dioperasikan pada Minggu (15/12/2019). Tol yang saat ini khusus ditujukan bagi kendaraan pribadi golongan I bisa digunakan secara cuma-cuma atau tidak berbayar hingga tahun baru 2020. Sehingga mudikers atau para pemudik Libur Nataru atau Perayaan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 bisa menggunakannya secara gratis.

Yang perlu dicatat adalah kondisi struktur jalan layang Japek II ini. Yaitu, kurang dari 40 km akan ditemui sambungan-sambungan jalan dengan efek menimbulkan mobil bergetar saat melaluinya.

Kendaraan petugas pemelihara tol melintas di atas jalan Tol layang Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). [Antara/Risky Andrianto]
Kendaraan petugas pemelihara tol melintas di atas jalan Tol layang Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). [ANTARA  Foto/Risky Andrianto]

Jusri Pulubuhu, Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengatakan jalan tol Elevated II masih cukup aman, namun memang tidak nyaman.

"Semua masih dalam batas aman, namun kalau ditanya nyaman atau tidak, jawabnya adalah tidak nyaman sama sekali infrastruktur ini," kata Jusri Pulubuhusaat dihubungi Suara.com.

Ia menambahkan, jalan layang atau Tol Japek Elevated II memiliki efek membuat mual. Akan tetapi pengemudi masih bisa membawa mobilnya dalam batas aman. Walaupun korelasi antara nyaman dengan keselamatan sangatlah erat.

"Ketika ada rasa tidak nyaman, itu indikasi batas-batas keselamatan sudah berkesinggungan," tegas Jusri Pulubuhu.

Lebih jauh, Jusri Pulubuhu memaparkan, dirinya sudah mencoba melintasi jalan layang itu. Dengan kecepatan maksimal 80 km per jam dan melakukan beberapa metode pengujian. Disimpulkan bahwa semua masih dalam batas aman.

"Hanya, jalur dari Cikunir menuju Karawang lebih bergelombang ketimbang arah sebaliknya," tutupnya.

Bagi mudikers dengan mobil pribadi, cermati wacana melintas di Tol Japek II ini secara seksama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Nataru, Ini Empat Titik Rawan Kecelakaan di Pandeglang

Liburan Nataru, Ini Empat Titik Rawan Kecelakaan di Pandeglang

Banten | Sabtu, 21 Desember 2019 | 09:56 WIB

Pemudik Nataru di Jawa, Begini Kondisi Tol Jakarta-Cikampek Kini

Pemudik Nataru di Jawa, Begini Kondisi Tol Jakarta-Cikampek Kini

Otomotif | Sabtu, 21 Desember 2019 | 08:00 WIB

Nataru 2020: Sebanyak Ini Kendaraan Diperkirakan Pergi dari Jakarta

Nataru 2020: Sebanyak Ini Kendaraan Diperkirakan Pergi dari Jakarta

Otomotif | Jum'at, 20 Desember 2019 | 08:02 WIB

Terkini

Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah

Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:05 WIB

Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil

Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:10 WIB

Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris

Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:23 WIB

5 Fakta Krusial Perawatan Baterai Motor Listrik yang Jarang Diketahui Pemilik Baru

5 Fakta Krusial Perawatan Baterai Motor Listrik yang Jarang Diketahui Pemilik Baru

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:10 WIB

Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC

Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:56 WIB

5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley

5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:44 WIB

Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha

Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:05 WIB

Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan

Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:05 WIB

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air

Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:15 WIB