Akibat COVID-19, Penjualan Mobil di China Semakin Terpuruk

RR Ukirsari Manggalani | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:00 WIB
Akibat COVID-19, Penjualan Mobil di China Semakin Terpuruk
Lalu lintas di Jalan lingkar 2 Beijing seksi Dongzhimen, pada 2 Februari 2020. Sebagai ilustrasi [ANTARA/M. Irfan Ilmie].

Suara.com - Setelah berminggu-minggu produsen otomotif global yang memiliki pabrik di China menghentikan aktivitas lini produksinya akibat COVID-19--nama resmi dari Wuhan Coronavirus--kini dampak negatif makin terasa. Yaitu terpuruknya penjualan rata-rata bulanan mereka.

Dikutip dari CNN, Jumat (14/2/2020), produsen mobil besar yang mampu menjual kurang dari 2 juta unit di China pada bulan lalu, kini mengalami penurunan sebesar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Demikian disebutkan Asosiasi Produsen Otomotif China atau China Association of Automobile Manufacturers (CAAM).

Sebuah mobil listrik di Chongqing, Cina tengah mengisi ulang baterai [Shutterstock].
Sebuah mobil listrik di Chongqing, China tengah mengisi ulang baterai [Shutterstock].

CAAM menyusun penghitungan bulanannya dengan mengumpulkan data dari para pembuat mobil di China. Dan mengakui bahwa COVID-19 ikut berperan dalam penurunan besar di pasar penjualan pada Januari 2020, serta menyebutkan bahwa penurunan lebih tajam bisa terjadi di saat ini, Februari.

Disebutkan oleh mereka, bahwa Wuhan Coronavirus memberikan "kejutan besar" bagi industri mobil. Dampaknya mereka perkirakan akan lebih buruk dibandingkan saat terjadi wabah SARS pada 2003. saat itu, pertumbuhan penjualan mobil di China melambat menjadi 13 persen pada April 2003 dan 8 persen pada Mei 2003, jauh lebih rendah dari pertumbuhan sebesar 34 persen yang terjadi pada Maret 2003.

Akibat Wuhan Coronavirus atau COVID-19, penjualan saat ini menurun, meneruskan kondisi 19 bulan berturut-turut, menurut CAAM. Penyebaran virus, yang telah menelan korban jiwa di atas 1.300 orang dan menginfeksi setidaknya 60 ribu orang lainnya, menjadi ancaman terdorongnya industri otomotif semakin dalam ke masa resesi.

Wabah ini telah mengganggu rantai pasokan mobil China, serta bisa memiliki "efek kupu-kupu" terhadap industri mobil global, jelas CAAM. Buktinya terlihat dari pabrik mobil di China telah ditutup selama berminggu-minggu, dan penundaan lebih lanjutsembari menunggu pemerintah berusaha mengatasi serangan virus. Toyota, misalnya, mengatakan minggu lalu tidak akan membuka kembali pabriknya di Negeri Tirai Bambu, paling tidak hingga pekan depan.

CAAM juga menyatakan, hanya 59 dari 183 pabrik di China yang memproduksi mobil lengkap telah kembali berproduksi pada Rabu (12/2/2020). Para ahli khawatir bahwa pabrik mobil di seluruh dunia bakal terhenti beroperasi, jika pemasok suku cadang di China ditutup lebih lama lagi.

Keinginan China untuk mengadopsi Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) dalam bentuk hybrid, atau plug-in hybrid, juga dikhawatirkan akan mengundang masalah. Persoalannya, penjualannya kini sudah anjlok 54 persen menjadi 44 ribu unit pada Januari 2020. Sebagai catatan, penjualan mobil listrik sudah jatuh sejak Juli 2019, saat pemerintah memotong subsidi berbagai jenis KBL akibat pasarnya terlalu penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Covid-19, Produksi Nissan X-Trail di Jepang Terhenti

Dampak Covid-19, Produksi Nissan X-Trail di Jepang Terhenti

Otomotif | Kamis, 13 Februari 2020 | 10:00 WIB

Perseteruan Amerika Serikat dan China: Teknologi Mobil Listrik Dicuri!

Perseteruan Amerika Serikat dan China: Teknologi Mobil Listrik Dicuri!

Otomotif | Rabu, 12 Februari 2020 | 11:50 WIB

Wabah Coronavirus, Pemasok Komponen Mobil Terbesar Dunia Sebutkan Ini

Wabah Coronavirus, Pemasok Komponen Mobil Terbesar Dunia Sebutkan Ini

Otomotif | Senin, 03 Februari 2020 | 11:38 WIB

Terkini

Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki

Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:02 WIB

Apa Keunggulan Suzuki Burgman 15 Dibanding PCX dan NMAX?

Apa Keunggulan Suzuki Burgman 15 Dibanding PCX dan NMAX?

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:45 WIB

3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV

3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:49 WIB

Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan

Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Beda Posisi Riding Anti Pegal dan Selisih Rp2 Jutaan, Mending Pinang Vario 125 Street atau Standar?

Beda Posisi Riding Anti Pegal dan Selisih Rp2 Jutaan, Mending Pinang Vario 125 Street atau Standar?

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:10 WIB

Rincian Harga Motor Matik Premium Honda Mei 2026: Vario Termurah hingga ADV Kasta Tertinggi

Rincian Harga Motor Matik Premium Honda Mei 2026: Vario Termurah hingga ADV Kasta Tertinggi

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:11 WIB

Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?

Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:31 WIB

Seberapa Kompetitif Suzuki Burgman 15 untuk Ladeni PCX dan Nmax? Begini Komparasinya

Seberapa Kompetitif Suzuki Burgman 15 untuk Ladeni PCX dan Nmax? Begini Komparasinya

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:48 WIB

Spesialis Jalan Jelek: X-Ride vs BeAT Street vs NEX Crossover Mending Mana?

Spesialis Jalan Jelek: X-Ride vs BeAT Street vs NEX Crossover Mending Mana?

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:22 WIB

Nongol di Dealer, Honda Punya Penantang Yamaha X-Ride: Segini Harganya

Nongol di Dealer, Honda Punya Penantang Yamaha X-Ride: Segini Harganya

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:56 WIB