Niat Mudik? Ayo Tahan Kangennya Sementara, dan Bingkiskan Asuransi

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 15 Mei 2020 | 08:05 WIB
Niat Mudik? Ayo Tahan Kangennya Sementara, dan Bingkiskan Asuransi
Petugas Gugus Tugas Covid-19 menemukan pemudik mencoba melewati perbatasan menggunakan truk tronton, Selasa (12/5/2020) [Istimewa]

Suara.com - Dalam waktu kurang dari dua pekan, Lebaran 2020 atau 1441 Hijriah bakal berlangsung. Saat ini, mestinya kendaraan-kendaraan pribadi sudah mulai dipreparasi untuk mudik bersama anggota keluarga dan kerabat. Bahkan buat komunitas otomotif malah ada acara mudik bareng segala. Semua anggota melakukan touring dan konvoi bersama-sama menuju kampung halaman.

Demikian pula dengan transportasi umum. Bandara, stasiun bus dan kereta mulai dipadati calon penumpang. Sebuah potret yang sangat Indonesia, di mana puluhan ribu orang berbondong-bondong pulang ke kampung halamannya untuk berkumpul dengan keluarga besar.

Sayangnya, tahun ini situasinya tidak sama. Alih-alih melepas kangen dengan kampung halaman, aktivitas mudik saat pandemi Covid-19 justru berisiko bagi keluarga yang dikunjungi.

Berikut adalah beberapa alasan yang dikemukakan Garda Oto dari Asuransi Astra, mengapa sebaiknya kita semua menahan kangen untuk mudik. Juga bingkisan alternatif pengganti paket Lebaran. Semoga bisa dijadikan wacana.

1. Rawan risiko penularan dan gagal physical distancing

  • Ketika mudik, kita berisiko terpapar ratusan hingga ribuan orang selama perjalanan. Jumlah orang yang berdekatan tentu akan lebih banyak lagi jika menggunakan transportasi umum seperti kereta api, bus, kapal laut, ataupun pesawat terbang. Juga tidak hanya dengan sesama pemudik, namun penjaja makanan, petugas tiket, dan sebagainya. Sehingga tidak bisa mengenali siapa yang sudah positif terinfeksi Covid-19 dan yang tidak.
  • Bahkan, pasien positif pun mungkin tidak sadar sudah terjangkit karena tidak menunjukkan gejala apapun atau asymptomatic. Virus bisa menempel pada fasilitas umum, pintu kendaraan, atau benda lain selama perjalanan.

2. Minimnya fasilitas kesehatan di daerah

  • Di Ibu Kota saja masih banyak pemberitaan menyebutkan kekurangan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tim medis, juga pelbagai kebutuhan rumah sakit dalam penanganan pasien-pasien yang terinfeksi Covid-19.
  • Bila fasilitas kesehatan daerah tidak siap, bukannya membantu menangani pasien dengan cepat namun malah membuat penyebaran virus menjadi tidak terkendali di daerah itu.

3. Setiap pemudik adalah ODP

  • Presiden Joko Widodo meminta agar setiap kepala daerah menetapkan masyarakat mudik dari wilayah Jabodetabek sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 sesampainya di kampung halaman.
  • Para pemudik yang sudah ditetapkan statusnya sebagai ODP, diharuskan menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari. Bila sudah begini, terjadilah time consuming. Merepotkan aparat wilayah dan keluarga sendiri. Termasuk pengadaan konsumsi dan akomodasi.

4. Membahayakan keselamatan orang-orang terkasih

baca juga
  • Walaupun merasa sehat atau sudah didiagnosa tidak positif Covid-19, tetap saja berisiko untuk keselamatan keluarga di kampung halaman. Siapa yang tahu, setelah dinyatakan sehat, dalam perjalanan terpapar virus tanpa menyadarinya.
  • Orang-orang yang paling berisiko terinfeksi adalah orangtua dan sanak saudara berusia lanjut. Sesudahnya, pikirkan pula cara penanganan kesehatan dari klinik atau rumah sakit terdekat. Belum tentu memiliki akses mudah.

5. Semakin tidak patuh untuk tetap mudik, waktu PSBB makin lama

  • Fungsi Pembatasan Sosial Berskala Besar adalah untuk menghentikan atau terminate dari si virus agar tidak semakin menyebar. Semakin aturan ini tidak dipatuhi, semakin lama masa berlaku physical distancing dan bekerja dari rumah.
  • Sektor pendidikan, ekonomi, dan lainnya akan terus terdampak akibat penyebaran virus yang tak terkendali hingga ke pelosok daerah.

6. Tidak bisa mudik, gunakan ini

  • Selalu menghubungi keluarga dengan video call, video conference, sampai FaceTime. Tindakan kecil ini akan bermanfaat bagi keluarga di kampung halaman, saat sama-sama menahan rasa kangen.
  • Salah satu cara memberikan kado Lebaran yang unik atau lain dari yang lain, bisa berupa perlindungan kepada keluarga melalui asuransi Garda Me yaitu salah satu produk dari Asuransi Astra yang memberikan perlindungan utama berupa santunan meninggal dunia atau cacat tetap keseluruhan akibat kecelakaan. Untuk informasi lebih lanjut silakan menuju ke GardaOto.com atau bisa menghubungi Garda Akses yaitu call center Asuransi Astra di nomor 1-500-112.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Larangan Mudik, Traffic Konsumen ke Bengkel Alami Penurunan

Ada Larangan Mudik, Traffic Konsumen ke Bengkel Alami Penurunan

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:05 WIB

Berkaca pada Komunitas Otomotif: Mereka Berkomitmen Tidak Mudik

Berkaca pada Komunitas Otomotif: Mereka Berkomitmen Tidak Mudik

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:00 WIB

Pandemi Covid-19: Polda Metro Jaya Tegaskan Warga Tetap Dilarang Mudik

Pandemi Covid-19: Polda Metro Jaya Tegaskan Warga Tetap Dilarang Mudik

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×