Lho! Psikolog Ini Menilai Kalau Dengarkan Musik saat Berkendara Justru Baik

Rauhanda Riyantama | Gagah Radhitya Widiaseno
Lho! Psikolog Ini Menilai Kalau Dengarkan Musik saat Berkendara Justru Baik
Ilustrasi Menyetir Sambil Mendengarkan Musik. (Shutterstock)

Berkendara sambil mendengarkan musik memang dilarang, tapi kok psikolog ini justru berpikiran sebaliknya.

Suara.com - Beberapa waktu lalu sempat heboh mengenai pelarangan berkendara sambil mendengarkan musik. Bahkan sudah ada aturan yang mengatur mengenai hal tersebut.

Dalam aturan disebutkan mendengarkan musik sambil berkendara bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Hal ini dikarenakan pengendara tidak fokus berkendara karena musik yang didengarnya.

Namun hal tersebut justru berbanding terbalik dengan pernyataan seorang psikolog asal Brisbane, Australia, Sharon Ledger.

Ia justru mengatakan kalau mendengarkan musik saat mengendarai motor memiliki dampak baik.

“Ketika mendengarkan musik dan alunannya masuk ke dalam telinga, maka ada beberapa area di otak yang terbuka dan membuatnya lebih aktif dan responsif terhadap suatu hal. Tapi tentu, tergantung musiknya,” ujar Ledger, dikutip Motorbikewriter.

“Musik dengan ketukan cepat bisa mengaktifkan conscious (kesadaran) di otak seseorang, sedang kalau lambat bisa mengurangi kemampuan reaksi dan respon di atas sepeda motor,” tambahnya.

Ia menambahkan kalau mendengarkan musik saat berkendara justru bisa menjaga konsentrasi pengendara.

“Mendengarkan musik bisa membantu mengurangi efek negatif angin, white noise, dan suara-suara mengganggu lainnya, serta membantu pengendara berkonsentrasi di atas kendaraan. Terutama, saat mengendarainya di jalan raya yang panjang dan membosankan,” kata dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS