Era Mobilitas dan Konektivitas, Bosch Satukan Divisi Otomotif

RR Ukirsari Manggalani
Era Mobilitas dan Konektivitas, Bosch Satukan Divisi Otomotif
Logo Bosch. [Shutterstock]

Bosch menempuh langkah ini dalam menyikapi era mobilitas dan konektivitas produk otomotif.

Suara.com - Semakin berakselerasi menangani berbagai fitur digital untuk kendaraan bermotor, Bosch berencana menyatukan pakar software dan elektronik perusahaan besarnya ke dalam satu divisi. Rencana ini disiapkan untuk 2021.

Dikutip dari rilis resmi Bosch, pengambilan keputusan ini adalah langkah akselerasi menuju digitalisasi kendaraan di masa mendatang.

Cara kerja sensor Advanced Rider Assistance Systems Bosch. Sebagai ilustrasi [screen shot YouTube: Bosch Mobility Solutions].
Cara kerja sensor Advanced Rider Assistance Systems Bosch. Sebagai ilustrasi produk mobilitas Bosch [screen shot YouTube: Bosch Mobility Solutions].

"Sekarang saja, sebuah mobil bisa memuat 100 juta line kode software. Hanya perusahaan yang memiliki pakar elektronik dan software bisa ikut andil membentuk mobilitas masa depan," tutur Dr. Stefan Hartung,anggota manajemen Robert Bosch GmbH dan pimpinan sektor bisnis Mobility Solutions Bosch.

Dari sudut pandang ini, Bosch selaku pemasok spare part otomotif terbesar dari Jerman akan mengkonsolidasikan pakar software dan elektronik dalam satu divisi. Tujuannya agar semakin sigap menggarap sektor digital kendaraan bermotor, utamanya mobil.

Dalam realisasinya nanti, Bosch akan menggabungkan divisi otomotif, sasis dan powertrain otomotif dengan divisi multimedia mobil di perusahaannya. Jumlah pekerja di sektor ini mencapai 17 ribu, dengan lokasi sekarang tersebar lebih di 20 negara.

"Menyediakan software dari satu sumber adalah tanggapan kami terhadap tantangan besar untuk membuat mobil yang semakin digital," imbuh Harald Kroeger, mantan eksekutif Daimler AG (DAIGn.DE) dan mantan anggota dewan Tesla yang menjadi ujung tombak divisi baru Bosch ini.

Tidak sendirian, langkah yang ditempuh Bosch untuk menyatukan beberapa divisi menjadi sebuah unit tunggal sehubungan mobilitas masa depan juga dilakukan oleh beberapa carmaker. Antara lain seperti Volkswagen, General Motors, hingga Tesla.

Bosch juga menyebutkan bahwa komputer dan software kendaraan ini diterapkan untuk menghubungkan berbagai fungsi operasional sebuah mobil. Misalnya bantuan mengemudi otomatis, informasi real time saat menyetir, digitalisasi dashboard, sampai konektivitas internet.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS