alexametrics

Ferrari 812 Superfast Mengalami Recall, Ini Bagian yang Mesti Diperbaiki

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Ferrari 812 Superfast Mengalami Recall, Ini Bagian yang Mesti Diperbaiki
Ferrari 812 Superfast [Dok. Ferrari].

Salah satu supercar lansiran Ferrari mengalami pemanggilan ulang atau recall.

Suara.com - Produsen supercar kondang, Ferrari S.p.A melakukan kampanye perbaikan atau recall terhadap model Ferrari 812 Superfast. Kali ini pabrikan otomotif berlogo The Prancing Horse itu menarik 1.063 unit produknya karena masalah jendela belakang.

Seperti dilansir dari Autoevolution, recall melibatkan unit dengan tahun produksi 2018-2020. Seperti disampaikan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat, penarikan harus dilakukan karena kaca belakang itu berpotensi terlepas saat tunggangan melaju dalam kecepatan tertentu.

Masalah ini pertama kali ditemukan dari laporan tiga jaringan dealer resmi Ferrari. Atas laporan itu, pabrikan yang berbasis di Maranello, Italia langsung melakukan penyelidikan secara internal.

Ferrari menyebutkan bahwa masalah terjadi pada saat proses produksi supplier, di mana area bonding kaca pada bodywork tidak dibersihkan. Berdasarkan temuan ini pabrikan memutuskan untuk segera melakukan perbaikan.

Baca Juga: Eks Bos Tim Balap Ferrari Ditunjuk Menjadi CEO Baru Formula 1

Peluncuran Ferrari 812 Superfast di Jakarta, Selasa (24/10/2017). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]
Peluncuran Ferrari 812 Superfast di Jakarta (24/10/2017) [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Ferrari akan mengganti jendela belakang pada kendaraan yang terkena dampak. Pemilik dan dealer akan menerima pemberitahuan tentang kampanye perbaikan itu mulai 6 Desember 2020.

Adapun recall untuk model Ferrari 812 Superfast sebenarnya bukan kali pertama. Sebelumnya model ini juga masuk dalam daftar recall dengan produk terdampak mencapai di atas 2.000 unit bersama model lainnya.

Penarikan dilakukan setelah keluar surat edaran yang dirilis pada Februari 2020 oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), di mana disebutkan sejumlah produk Ferrari mengalami masalah pada alat pemisah uap bahan bakar yang retak.

Untuk urusan tenaga, mobil ini mengandalkan mesin V12 6.5L yang memompa 789 tenaga kuda pada rpm 8.500 dan torsi 718 Nm pada 7.000 rpm. Bekal ini membuatnya mampu berakselerasi 0-100 km per jam hanya dalam 2,9 detik. Sedangkan kecepatan maksimalnya sekitar 340 km per jam.

Baca Juga: Ayah Idaman, Miliarder Ini Beli Ferrari Kembar Tiga untuk Putrinya

Komentar