alexametrics

Cara Mengerem Mobil Matik yang Benar Saat Hadapi Jalan Menurun

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Cara Mengerem Mobil Matik  yang Benar Saat Hadapi Jalan Menurun
Tuas pemindah gigi pada mobil bertransmisi matik [Shutterstock].

Apakah cara pengoperasian mobil matik sama dengan manual untuk eksekusi jalan menurun? Simak jawabannya di sini.

Suara.com - Salah satu keuntungan mengendarai mobil bertransmisi otomatis alias mobil matik adalah kepraktisannya. Terutama saat harus mengemudi dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang macet. Operasionalnya cukup menginjak pedal gas dan rem saja.

Namun ada tantangan tersendiri ketika berkendara menggunakan mobil matik, khususnya saat menghadapi jalan menanjak dan turunan tajam.

Teknik untuk menghadapi jalan menurun bersama mobil matik ini berbeda dibandingkan mobil bertransmisi manual. Kalau di mobil manual, pengemudi bisa menggunakan gigi rendah dan engine brake.

Akan tetapi, untuk mobil matik ada cara mengerem saat di turunan yang masih banyak orang belum pahami. Terkadang ada pengemudi merasa cukup mengandalkan rem mobil semata. Padahal cukup berbahaya, karena mudah mengalami rem blong.

Berikut adalah teknik mengeksekusi jalan menurun menggunakan mobil matik, yang dikutip dari mobil88.

Baca Juga: Ingin Beli Mobil Bekas? Ini Tipsnya Agar Dompet Tak Menjerit

Ilustrasi rem mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi rem mobil. [Shutterstock]

Langkah-langkah melahap turunan menggunakan mobil bertransmisi otomatis:

  • Mengerem di turunan menggunakan mobil matik juga harus menggunakan engine brake sama seperti di mobil manual. Hanya ada triknya, yaitu memindahkan tuas transmisi dari D ke gigi 3 atau 2, sehingga mobil bisa melakukan engine brake. Dengan begini kondisi rem mobil terbantu oleh engine brake.
  • Fakta yang mungkin belum diketahu, jika memaksakan mengerem mobil matik saat di turunan, maka akan ada beberapa potensi kecelakaan. Misalnya komponen rem akan panas, dan membuat rem blong. Ini dikarenakan minyak rem mendidih saat menginjak pedal rem terlalu keras saat turunan, atau dikenal sebagai vapor lock.
  • Hingga saat ini, masih banyak pengemudi mobil matik yang tidak tahu teknik tadi. Sehingga kerap ditemui kecelakaan saat mobil sedang melahap turunan yang cukup terjal. Penyebabnya bisa jadi skill dari pengemudi sendiri kurang mumpuni. Kedua, faktor kendaraan yang kurang siap juga berpotensi menjadi penyebab kejadian petaka.
  • Cek rem secara rutin, dimulai dari komponen pengereman. Apalagi mobil matik sangat bergantung dengan rem.
  • Cek kondisi kampas rem apakah masih tebal, kemudian juga cek minyak rem jangan sampai kurang dari batas minimal.

Komentar