alexametrics

Mitsubishi Siapkan Xpander Hybrid Sebagai Salah Satu Produk Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Mitsubishi Siapkan Xpander Hybrid Sebagai Salah Satu Produk Mobil Listrik
Mitsubishi Xpander yang menjadi backbone penjualan Mitsubishi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Inilah jawaban Mitsubishi atas produk ramah lingkungan yang bisa direalisasikan tak lama lagi.

Suara.com - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menyiapkan lima atau lebih mobil listrik dan plug-in hybrid (PHEV) mulai tahun ini.

Melansir Asia Nikkei, salah satu dari produk ramah lingkungan ini kabarnya adalah Mitsubishi Xpander. Hanya, versi hybrid rencananya baru akan dirilis pada tahun fiskal 2023.

Sebagai langkah awal, produsen otomotif berlogo tiga berlian tadi mengalokasikan Mitsubishi Eclipse Cross PHEV mulai Desember 2020. Dan untuk sementara disediakan terlebih dahulu untuk pasar Jepang.

Sedangkan versi PHEV untuk Mitsubishi Outlander akan dijadwalkan rilis pada tahun fiskal 2022.

Baca Juga: Sir Sean Connery Berpulang, Ini Peninggalan Mobil James Bond

Mitsubishi Outlander PHEV mengandalkan dua jenis motor penggerak roda [Suara.com/manuel Jeghesta Nainggolan].
Mitsubishi Outlander PHEV mengandalkan dua jenis motor penggerak roda [Suara.com/manuel Jeghesta Nainggolan].

Melalui strategi bisnis yang dilancarkan, Mitsubishi berharap kendaraan listriknya mampu menyumbang setengah dari penjualan global pada 2030. Jika sesuai target penjualan, akan meningkat 7 persen dari saat ini.

Selain itu, rencana Mitsubishi untuk mempercepat kehadiran kendaraan listrik juga menjadi jawaban atas aturan emisi yang semakin ketat di berbagai negara.

Di Indonesia sendiri, Mitsubishi sudah menghadirkan Mitsubishi Outlander PHEV sebagai produk ramah lingkungan.

Mitsubishi Outlander PHEV hadir dengan perpaduan antara mesin bensin 2.400 cc, motor listrik, dan baterai. Ada tiga mode berkendara pada mobil itu yaitu EV Drive, Series Hybrid, dan Parallel Hybrid.

Menurut Mitsubishi, dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil ini sanggup melaju sejauh 55 km tanpa menggunakan mesin mesin bahan bakar konvensionalnya. Dan banderol berkisar Rp1,2 - 1,3 miliar.

Baca Juga: Lanjutan Anggaran Mobil Listrik, Ridwan Kamil Ajak Kurangi Biaya BBM

Komentar