facebook

Kamera ETLE Rata-Rata Tangkap 400 Pelanggar per Hari, Terbanyak Karena Ini

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Kamera ETLE Rata-Rata Tangkap 400 Pelanggar per Hari, Terbanyak Karena Ini
Petugas memantau kamera pengawas tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melalui layar monitor di Gedung National Traffic Managemen Center (NTMC) Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Bila diambil rata-rata, inilah jumlah pelanggaran yang terjadi setiap hari.

Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mengoperasikan 98 kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di Ibu Kota Jakarta.

Dengan jumlah kamera yang terpasang, tercatat rata-rata 400 pengendara kena tilang elektronik setiap harinya.

"Ya, rata-rata 300 sampai 400 kendaraan yang ditilang per hari," jelas Kompol Fahri Siregar, Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, seperti dikutip dari Korlantas Polri.

Kompol Fahri Siregar menjelaskan bahwa titik terbanyak terjadi pelanggaran lalu lintas berlokasi di dekat jalan MPR/DPR, Halte Timah arah utara, daerah Slipi, dan Setiabudi.

Baca Juga: Seri Perdana Extreme E, Duel Nico Rosberg vs Lewis Hamilton Tak Terelakkan

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai meresmikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Gedung National Traffic Managemen Center (NTMC) Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai meresmikan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Gedung National Traffic Managemen Center (NTMC) Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan jenis pelanggaran 400 kendaraan ini didominasi menerobos lampu merah. Kemudian ada juga yang melanggar marka stop atau garis berhenti.

"Itulah yang termasuk paling sering menjadi jenis pelanggaran," tukas Kompol Fahri Siregar.


Tilang elektronik atau ETLE resmi beroperasi secara Nasional mulai peluncuran pekan lalu (23/3/2021).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar