China Kembali Usir Mobil Tesla yang Parkir di Kompleks Pemerintahan

Sabtu, 22 Mei 2021 | 16:52 WIB
China Kembali Usir Mobil Tesla yang Parkir di Kompleks Pemerintahan
Dashboard Tesla dilengkapi kamera yang dikhawatirkan bisa terintegrasi ke penyadapan data milik Amerika Serikat. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/twenty20photos].

Suara.com - Pemerintah China kembali meminta para pemilik mobil Tesla agar tidak parkir di kawasan gedung pemerintahan. Larangan ini terus diserukan karena kekhawatiran kamera di produk-produk buatan perusahaan milik Elon Musk itu berpotensi menjadi mata-mata Amerika Serikat.

Sumber anonim yang mengetahui masalah ini menyatakan bahwa para pemilik diarahkan untuk tidak memarkir Tesla mereka di tempat kerja.

Melansir Carscoops, kejadian tadi adalah laporan kedua terkait larangan parkir pemerintah China untuk mobil buatan Tesla.

Sebelumnya, Angkatan Darat China telah melarang Tesla memasuki kompleks perumahan karena permasalahan kamera mobil.

Elon Musk dan Miley Cyrus si SNL (Twitter/Elon Musk)
Elon Musk dan Miley Cyrus di SNL (Twitter/Elon Musk)

Saat itu, Elon Musk memberikan tanggapan soal ketakutan pemerintah Negeri Tirai Bambu di Forum Pembangunan China. Ia membantah kecurigaan bahwa mobil perusahaannya digunakan sebagai kendaraan mata-mata.

"Ada dorongan yang sangat kuat bagi kami untuk sangat merahasiakan informasi apa pun," jelasnya.

Ia menegaskan, jika Tesla menggunakan mobil untuk memata-matai di China atau di mana pun, maka Tesla dipastikan akan ditutup.

Kekinian, memang banyak kendaraan baru memiliki kamera eksterior dan interior. Namun pihak militer China memiliki kekhawatiran khusus terhadap kamera Tesla, yang diduga bisa digunakan untuk merekam berbagai data di negaranya.

Militer beralasan bahwa rekaman itu berpotensi dikirim sebagai data rahasia ke Amerika Serikat. Selain itu, dikhawatirkan perangkat seluler para pemilik Tesla yang telah terkoneksi bisa mengalami bocor atau dicuri.

Baca Juga: Tesla Jadi Brand Mobil Terlaris Keempat di Amerika, SPK Naik 52 Persen

Namun beberapa pengamat melihat penting bagi Tesla untuk meyakinkan pemerintah China melihat potensi kebocoran data yang mungkin terjadi. Karena bagaimanapun pasar mobil terbesar di dunia dan pasar mobil listrik terbesar adalah China, dan Tesla adalah produsen kendaraan terelektrifikasi terbesar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI