alexametrics

Seluruh Pabrik Toyota Ditargetkan Bebas Karbon pada 2035

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Seluruh Pabrik Toyota Ditargetkan Bebas Karbon pada 2035
All-New Toyota Mirai 2020 adalah generasi kedua Toyota Mirai (2014) , dari seri mobil hidrogen [Toyota Global].

Selain Electric Vehicle dengan baterai listrik, Toyota juga menyiapkan mobil hidrogen.

Suara.com - Toyota Motor Corporation mentargetkan seluruh pabriknya bebas karbon pada 2035. Jadwal ini terhitung lebih cepat 15 tahun dari sebelumnya, yaitu 2050.

Chief Production Officer Toyota, Masamichi Okada menyatakan bahwa perusahaan akan fokus untuk memperkenalkan teknologi baru untuk proses produksi seperti pengecatan, pelapisan, dan pencetakan.

"Dengan cara ini, proses yang menghasilkan karbondioksida tinggi akan difokuskan akan berkurang sebanyak mungkin, atau bahkan benar-benar menghilangkan emisi CO2," kata Masamichi Okada dalam sebuah diskusi virtual, dikutip dari Japan Times.

Ia menambahkan, dengan mengidentifikasi area-area ini, Toyota akan memfokuskan sumber daya untuk mempersingkat waktu produksi hingga mencapai netralitas karbon.

Baca Juga: Maskeei Menggelar Konferensi Energi Bersih, Sebutkan Kendaraan Listrik

Bus hidrogen Toyota. [Nikkei Asian Review]
Bus hidrogen Toyota. [Nikkei Asian Review]

Selain itu, Toyota juga akan mempertimbangkan untuk memiliki sumber daya lain yang dapat diandalkan untuk energi terbarukan.

Semakin ketatnya aturan bagi para pembuat mobil global untuk memangkas emisi tentunya membuat pabrikan harus mengatur strategi untuk tetap dapat bertahan.

Senada dengan Toyota, BMW bahkan mengatakan untuk mencapai netralitas emisi karbon pada akhir tahun ini untuk pabrik mereka yang beroperasi di China.

Sebelumnya Toyota mengatakan dalam beberapa tahun terakhir bahwa Electric Vehicle atau EV akan memainkan peran yang lebih besar dalam mengurangi emisi. Akan tetapi solusi lain juga harus dijalankan, seperti kendaraan hidrogen hibrida.

Untuk mencapai netralitas karbon, Toyota memiliki berbagai pilihan. Raksasa otomotif asal Jepang ini ingin mengembangkan beberapa jenis model kendaraan listrik dan merakitnya secara bersamaan.

Baca Juga: Hyundai XCIENT Fuel Cell Dapat Pembaruan, Berlogo Energi Hidrogen

"Kami akan memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan kami yang telah kami peroleh selama bertahun-tahun," tegas Masamichi Okada.

Komentar