alexametrics

Komparasi Mobil Listrik dan Konvensional: Mana Lebih Murah ?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Komparasi Mobil Listrik dan Konvensional: Mana Lebih Murah ?
Konvoi mobil listrik di Jakarta pada 2019, tampak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) didampingi pembalap Sean Gelael (kiri). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Arya Manggala]

Setelah sekian tahun, pemilik mobil listrik bisa mendapatkan keuntungan harga jual kembali.

Suara.com - Keberadaan kendaraan listrik di Eropa telah berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Terlepas dari kemajuan teknologi yang ditawarkannya, penjualan transportasi ramah lingkungan ini hanya menyumbang dua persen dalaam pasar mobil baru Amerika Serikat antara 2018-2020.

Perolehan sama terjadi di Prancis. Mobil listrik hanya mewakili 2,3 persen kendaraan yang beredar.

Harga mobil listrik yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran membuat calon pembeli berpikir ulang untuk memilikinya. Namun dalam jangka panjang, kendaraan listrik memiliki biaya yang lebih murah karena energi dan biaya perawatan yang lebih rendah.

Perusahaan asal Prancis, UFC-Que Choisir baru-baru ini melakukan studi yang membandingkan biaya kepemilikan kendaraan listrik, hybrid isi ulang, diesel, hybrid standar, dan mesin bertenaga gas.

Baca Juga: Audi Mungkin Berhenti Produksi Mobil Berbahan Bakar Konvensional Mulai 2026

Recharging Station Mitsubishi di area parkir Plaza Senayan [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Recharging Station Mitsubishi di area parkir Plaza Senayan. Sebagai ilustrasi bagian dari biaya operasional mobil listrik [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Studi ini tidak hanya mengukur biaya kumulatif perawatan dan bahan bakar, tetapi mencakup tarif asuransi, lalu selisih antara pembelian serta harga jual kembali.

Untuk kendaraan ukuran sedang, perusahaan menghitung biaya perawatan selama 4, 5, serta 7 tahun masing-masing pada 16.500 km, 13.500 km, lalu 11.500 km.

Studi juga mengukur perbedaan antara perjalanam jarak jauh dan mengemudi jarak pendek dengan jarak tempuh 20.000 km serta 10.000 km selama empat tahun.

Hasilnya, seperti dikutip dari RideApart, kendaraan listrik jauh lebih hemat dibanding jenis kendaraan lainnya.

Dengan perkiraan biaya kepemilikan selama empat tahun sebesar 8.671 dolar Amerika Serikat (AS), listrik berukuran sedang menghemat biaya 2.085 dolar AS dari biaya kepemilikan kendaraan bertenaga gas sebesar 10.757 dolar AS selama periode yang sama.

Baca Juga: Gunakan Kode Penanggalan, Nissan Z Bakal Melantai di Amerika Serikat

Sementara penggunaan kendaraan listrik jarak jauh akan menghemat biaya 1.519 dolar AS setiap tahun dibandingkan dengan mobil dengan mesin pembakaran.

Penelitian ini juga membuktikan bahwa pemilik kendaraan listrik bisa merawat kendaraannya setidaknya empat tahun untuk mendapatkan keuntungan harga jual kembali.

Komentar