Transisi Menuju Kendaraan Listrik, Nissan Siapkan Pabrik Baterai untuk 2024

Kamis, 01 Juli 2021 | 10:34 WIB
Transisi Menuju Kendaraan Listrik, Nissan Siapkan Pabrik Baterai untuk 2024
Nissan LEAF, salah satu andalan Nissan di pentas mobil listrik. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Nissan segera membangun pabrik baterai di Inggris, Britania Raya pada 2024 untuk mendukung transisi menuju era kendaraan listrik.

Berdasarkan sumber anonim yang dekat dengan proyek ini, perusahaan otomotif asal Jepang itu sedang dalam tahap pembicaraan bersama pemerintah Inggris. Diperkirakan pengumuman resmi dari hasil diskusi akan rilis beberapa bulan mendatang.

"Setelah mendirikan EV (Electric Vehicle) dan produksi baterai di Inggris pada 2013 untuk Nissan LEAF, Sunderland Plant milik kami telah memainkan peran perintis dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik," ujar seorang juru bicara Nissan, dikutip dari Autocar.

Lebih lanjut, Nissan menyatakan lewat juru bicara itu bahwa rencana pembuatan baterai adalah bagian dari strategi global Nissan menuju netralitas karbon.

Tyne Bridge yang menghubungkan Newcastle dan Gateshead. Rencananya kincir ria bakal ditempatkan di sekitar Newcastle's Quayside [Shutterstock]
Newcastle dan Gateshead, salah satu gerbang menuju Sunderland Plant milik Nissan di Inggris. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

Saat ini, Nissan memperluas kapasitas Sunderland Plant yang berlokasi tidak jauh dari Newcastle-upon-Tyne, di wilayah Tyne and Wear. Rencanannya, Inggris akan menjadi pusat produksi Nissan terbesar di luar Jepang.

Sementara pembicaraan dengan Nissan sedang berlangsung, pemerintah Inggris juga berbicara dengan beberapa investor gigafactory potensial lainnya.

Adapun alasannya, industri otomotif Inggris bakal kurang kompetitif di pasar global bila tidak memiliki fasilitas produksi baterai sendiri.

Uniknya, ada kabar berkembang bahwa Tesla tengah mempertimbangkan membuat pabrik baterai sendiri di Inggris. Padahal, perusahaan asal Amerika Serikat ini sudah memilih membuka pabrik baterai sekitar Berlin, Jerman, yang tertunda karena masalah perizinan.

Kabar tadi makin hangat, pasalnya Elon Musk baru-baru ini melakukan kunjungan ke Negeri Ratu Elizabeth II. Siapa tahu memang tengah melakukan penjajakan, bukan?

Baca Juga: Transisi Menuju Industri Mobil Listrik Dinilai Harus Seimbang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI