facebook

Gara-gara Pocong Bergelantungan di Jalan saat PPKM Darurat, Pemotor Alami Kecelakan

Arendya Nariswari | Gagah Radhitya Widiaseno
Gara-gara Pocong Bergelantungan di Jalan saat PPKM Darurat, Pemotor Alami Kecelakan
Pocong jadi-jadian bergelantungan di jalan saat PPKM Darurat menyebabkan banyak kecelakaan (TikTok)

Waduh, pocong jadi-jadian ini malah bikin banyak korban kecelakaan saat PPKM Darurat

Suara.com - PPKM Darurat membuat sejumlah akses jalan dijaga ketat oleh aparat. Hal ini guna mengurangi mobilitas masyarakat agar penyebaran virus covid-19 tak parah.

Berbagai cara digunakan aparat agar masyarakat tetap patuh saat PPKM Darurat, seperti mematikan lampu jalan saat malam hingga memajang boneka pocong dan keranda mayat.

Memang cara ini efektif untuk mengurangi mobilitas masyarakat ketika berkeliaran di malam hari.

Namun cara ini bisa menjadi bumerang karena bisa menimbulkan kecelakaan. Seperti halnya yang dikisahkan oleh akun TikTok @ko_nis yang satu ini.

Baca Juga: Aksi 2 Pemotor Tunjukkan Kekuatan Super, Dorong Mobil Bermodalkan Sebelah Kaki Saja

Dalam unggahan akun tersebut, ia menceritakan bahwa di kota tercintanya selama PPKM Darurat semua lampu jalan dimatikan. Alhasil di sepanjang jalan gelap gulita.

Tak sampai di situ saja, ternyata aparat juga memasang pocong jadi-jadian dan keranda mayat agar masyarakat tetap berada di rumah.

"Dan di sudut jalan dengan matinya lampu ada pocong bergelantungan dan keranda," tulis @ko_nis.

Petaka pun datang. Seorang pengendara kendaraan kaget setelah melihat pocong. Kondisi itu memicu tabrakan dengan kendaraan lain.

Kecelakaan saat PPKM Darurat akibat penerangan jalan dimatikan (TikTok)
Kecelakaan saat PPKM Darurat akibat penerangan jalan dimatikan (TikTok)

"Hingga akhirnya terjadilah tabrakan.. karena salah satu pengendara kaget dengan adanya Pocong berdiri dan bergelantungan," tulisnya lagi.

Baca Juga: Viral Anak-anak Colong Pocong di Trotoar, Akhirnya Ditangkap

Tampak dalam video tersebut, banyak korban kecelakaan diduga karena pocong jadi-jadian dan keranda mayat.

Komentar