Bos Ferrari Ungkap Masa Depan Mobil Listrik, Teknologi Adalah Peluang

Selasa, 03 Agustus 2021 | 12:53 WIB
Bos Ferrari Ungkap Masa Depan Mobil Listrik, Teknologi Adalah Peluang
Ferrari 296 GTB Assetto Fiorano. Produk hybrid Ferrari setelah SF90 Stradale dan SF90 [Ferrari.com].

Suara.com - Pembuat mobil sport, Ferrari menyatakan tidak khawatir dengan masa depan mobil bensin di tengah peralihan menuju mobil listrik.

Menurut CEO Ferrari, John Elkann, perubahan teknologi harus dilihat sebagai peluang. Dan hal ini bukanlah halangan bagi perusahaan.

"Peluang di bidang elektrifikasi, elektronik, dan teknologi lain yang tersedia saat ini akan memungkinkan kami membuat produk yang lebih berbeda dan unik," kata Elkann, dikutip dari Headtopics.

John Elkann atau lengkapnya John Philip Jacob Elkann adalah cucu dari Gianni Agnelli, taipan Italia yang berjaya di berbagai bidang, termasuk sektor otomotif. Saat ini ia mengendalikan Ferrari melalui perusahaan investasinya Exor, sebelum CEO baru veteran industri teknologi Benedetto Vigna mengambil alih kepemimpinan pada 1 September.

Bos Ferrari John Elkann (kiri), didampingi Sebastian Vettel dan Charles Leclerc (kanan), memberikan sambutan dalam acara peluncuran mobil baru tim Ferrari untuk F1 2020 di teater Romolo Valli, Reggio Emilia, Italia, Selasa (11/2/2020) waktu setempat. [AFP]
Bos Ferrari John Elkann (kiri), didampingi Sebastian Vettel dan Charles Leclerc (kanan), memberikan sambutan dalam acara peluncuran mobil baru tim Ferrari untuk F1 2020 di teater Romolo Valli, Reggio Emilia, Italia, Selasa (11/2/2020) waktu setempat. [AFP]

Salah satu tugas Benedetto Vigna adalah menjalin kemitraan baru, sejalan kemitraan Ferrari dengan Yasa dari Inggris, yang sekarang menjadi bagian dari Daimler, untuk membantu peralihan ke era listrik.

"Yang terpenting di luar industri kami. Perusahaan akan mendapat banyak manfaat dari kemitraan dan program bersama," sambung John Elkann.

Seperti diketahui Ferrari telah berjanji meluncurkan mobil listrik pertamanya pada 2025.

Sementara Uni Eropa mengusulkan kebijakan untuk menghapus penjualan mobil bensin dan diesel mulai 2035.

Kebijakan ini sebagai bagian dari langkah memerangi pemanasan global. Sekaligus menjadi tantangan bagi pembuat mobil yang menjadikan mesin bertenaga bensin dan diesel sebagai produk utama.

Baca Juga: Off-road Eksklusif Pakai Rolls-Royce Cullinan Bespoke, Fitur Menawan dan Serba Ada

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI