alexametrics

PT MMKSI Sebut Proses Recall Mitsubishi Xpander Sudah Mencapai 70 Persen

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
PT MMKSI Sebut Proses Recall Mitsubishi Xpander Sudah Mencapai 70 Persen
Mitsubishi Xpander. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Kampanye perbaikan atas Mitsubishi Xpander telah melewati 70 persen, bagi yang terdampak diimbau ke bengkel.

Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengungkapkan kampanye perbaikan atau recall Mitsubishi Xpander akibat pompa bahan bakar (fuel pump) di Indonesia saat ini sudah mencapai 70 persen lebih.

Menurut General Manager After Sales PT MMKSI, Boediarto, sejauh ini sudah tidak keluhan terkait masalah fuel pump.

"Sampai saat ini keluhan konsumen yang mengalami hal itu sudah tidak ada. Sedangkan proses penggantian komponen sampai saat ini progresnya sudah 71 persen lebih dan masih berjalan," ujar Boediarto, saat sesi virtual conference, Selasa (3/8/2021).

Untuk itu, Boediarto mengimbau, konsumen yang belum memeriksakan kendaraan dan kendaraannya terdampak recall disilakan datang ke diler.

Baca Juga: Masa PPKM, Terjadi Penurunan Kunjungan Konsumen ke Bengkel Resmi

Fuel Pump pada kompartemen mesin Mitsubishi Xpander [dok PT MMKSI].
Fuel Pump pada kompartemen mesin Mitsubishi Xpander. Sebagai ilustrasi  [dok PT MMKSI].

"Konsumen tinggal datang ke diler dan periksa. Kalau ada kekhawatiran tinggal ganti," ungkapnya.

Seperti diketahui, PT MMKSI menyampaikan recall untuk model Mitsubishi Xpander pada Juni 2020. Saat diumumkan tercatat 139.111 unit Xpander produksi 2017-2019 terdampak dan perlu recall. Kampanye perbaikan ini tidak termasuk Xpander Cross.

Menurut penjelasan PT MMKSI bagian impeller pada fuel pump dapat berubah bentuk kemudian bergesekan dengan komponen lain di sekitarnya, sehingga berhenti berputar. Gejala bisa dirasakan, yaitu mesin berhenti bekerja atau tidak bisa distarter.
--

Komentar