alexametrics

Harap Cek Bagian Ini Sebelum Membeli Mobil Bekas Transmisi Matik

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Harap Cek Bagian Ini Sebelum Membeli Mobil Bekas Transmisi Matik
Transmisi otomatis, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Sebelum memutuskan membeli kendaraan transmisi matik, silakan lakukan pengecekan untuk bagian ini.

Suara.com - Mobil yang memiliki transmisi otomatis atau kerap disebut mobil transmisi matik menjadi incaran calon konsumen. Untuk mobil yang gres atau baru keluar dari pabrik, tidak ada kendala. Akan tapi untuk pembelian mobil bekas atau mobkas beda cerita.

Mengutip mobil88, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil bekas bertransmisi matik. Yaitu mulai mengecek kebocoran oli, sampai melakukan test driver terlebih dahulu.

Ilustrasi Dasbor Mobil. (Pexels)
Dahsboard berisi panel instrument dan meter cluster. Sebagai ilustrasi (Pexels)

Berikut poin pengecekan item mobil bekas bertransmisi matik, sebelum memutuskan melakukan pembelian:

1. Cek Kebocoran Oli Pada Transmisi Matik

Baca Juga: Dear Pengguna Sepeda Motor Matik, Begini Cara Merawat Transmisi CVT

  • Selain melihat kondisi eksterior, kaki-kaki hingga interior, jangan sampai lupa melakukan inspeksi transmisi matik kendaraan incaran.
  • Cek apakah ada kebocoran oli atau tidak.
  • Perlu diingat tidak semua warna oli itu merah, bisa bermacam-macam. Patut dicurigai jika terlihat ada kebocoran, karena ada dua kemungkinan penanganan, yakni servis atau perbaikan total.

2. Cek Bagian Indikator Mobil

  • Berikutnya adalah pengecekan indikator, apakah indikator menyala normal ataukah ada peringatan yang tidak lazim pada meter cluster. Misalnya ada lampu indikator check engine yang menyala, atau indikator transmisi menyala kedap-kedip ketika mesin dinyalakan.
  • Jika indikator transmisi menyala berarti bisa berindikasi ada masalah di bagian elektrikal, dan jika dipakai terus-menerus kerusakan bisa merembet ke bagian mekanis transmisinya.

3. Jangan Lupa Test Drive

  • Pastikan tes drive, sehingga bisa memastikan apakah saat memindahkan tuas transmisi terasa halus atau kasar, ada entakan atau tidak.
  • Bisa juga melakukan tes ketika mobil dalam kondisi dingin, setelah dinyalakan langsung masukkan tuas ke posisi D.
  • Jika mobil langsung jalan tanpa injak pedal gas, maka tandanya transmisi sehat. Tapi kalau sebaliknya, berarti ada sesuatu yang bermasalah.
  • Dengan melakukan tes drive juga bisa tahu apakah ada gangguan saat perpindahan gigi.
  • Tes juga saat akselerasi dan pengeremannya. Bila ada gejala perpindahan yang tidak normal atau sampai ada gejala selip bisa menjadi pertanda transmisi bermasalah. Untuk transmisi matik yang bagus, perpindahan gigi mengikuti putaran mesin.

Komentar