Taksi di Jepang Dilengkapi Tombol SOS untuk Beri Sinyal Bahaya Kepada Operator

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 04 Oktober 2021 | 13:49 WIB
Taksi di Jepang Dilengkapi Tombol SOS untuk Beri Sinyal Bahaya Kepada Operator
Taksi yang beroperasi di Jepang memiliki tanda SOS yang menyala dalam kondisi tertentu [Kuruma News].

Suara.com - Sebuah kecelakaan yang melibatkan armada taksi di Jepang baru-baru ini telah menjadi pembicaraan di media sosial negeri itu. Bukan soal tabrakannya sendiri, melainkan tanda LED taksi yang menampilkan huruf SOS atau tanda bahaya.

Rupanya ini adalah konsep baru, bahkan untuk masyarakat Jepang sendiri. Kebanyakan dari mereka belum pernah melihat huruf SOS ditampilkan pada tanda LED. Tanda LED biasanya digunakan untuk menampilkan status taksi, apakah tersedia untuk disewa atau berisi penumpang.

Topik ini pertama kali terungkap ketika foto-foto kecelakaan di mana taksi menabrak pohon dan menewaskan pengemudi serta pejalan kaki perempuan berusia 73 tahun menjadi viral. Media sosial tertarik ketika seseorang menunjukkan bahwa papan display LED menunjukkan huruf SOS berwarna merah.

Antrean taksi di Jepang menunggu penumpang. Sebagai ilustrasi [Kuruma News].
Antrean taksi di Jepang menunggu penumpang. Sebagai ilustrasi [Kuruma News].

Kejadian ini membangkitkan rasa ingin tahu dan diskusi mulai beredar di internet tentang kejadian saat itu. Apakah pengemudi telah menekan tombol darurat atau tanda SOS hanya menyala ketika mobil mencatat dampak besar.

Menurut Kuruma News, tampilan SOS selalu diprogram ke dalam taksi atau bus saat perusahaan memasang papan display LED untuk kendaraan yang beroperasi. Saat pengemudi menekan tombol darurat, tidak hanya mengaktifkan tanda SOS pada layar LED, lentera di atap mobil juga akan menyala merah.

Selain itu, sistem telematika kendaraan akan mengirimkan panggilan darurat ke operator taksi atau bus tempat kendaraan terdaftar. Tombol darurat terutama untuk memperingatkan orang-orang di sekitar kendaraan jika dirampok.

Tanda dan warna merah adalah sarana bagi pengemudi untuk diam-diam meminta bantuan. Namun, pengemudi juga dapat menekan tombol jika ada masalah dengan penumpang.

Pejalan kaki juga diharapkan dapat turut mengambil tindakan dengan menelepon polisi atau memberikan bantuan jika mereka melihat pengemudi dalam kesulitan.

Pada 2017, sebuah perusahaan taksi Jepang, Kumamoto Taxi Co Ltd bahkan memposting di halaman media sosialnya yang meminta masyarakat untuk mengawasi tanda SOS dan membantu menjaga keselamatan kru mereka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi di Era Algoritma: Ketika Semua Profesi Harus Punya Exposure

Ekonomi di Era Algoritma: Ketika Semua Profesi Harus Punya Exposure

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 16:30 WIB

Ini 5 Strategi Jitu Raup Cuan dari Media Sosial ala Pakar Marketing

Ini 5 Strategi Jitu Raup Cuan dari Media Sosial ala Pakar Marketing

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:40 WIB

Masa Depan di Atas Lantai Kaca: Saat Krisis Global dan Politik Hancurkan Mental Gen Z

Masa Depan di Atas Lantai Kaca: Saat Krisis Global dan Politik Hancurkan Mental Gen Z

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 13:50 WIB

Heboh Gaji MagangHub Disebut Dipotong, Kemnaker Buka Suara

Heboh Gaji MagangHub Disebut Dipotong, Kemnaker Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 13:36 WIB

Netizen Ubah Nama Tokoh Jadi Kosakata Baru, Lengkap Arti Gibran hingga Prabowo

Netizen Ubah Nama Tokoh Jadi Kosakata Baru, Lengkap Arti Gibran hingga Prabowo

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 19:13 WIB

Kisah Sulaiman Albasyari, Taklukkan Algoritma TikTok Hanya Bermodal Ponsel Android

Kisah Sulaiman Albasyari, Taklukkan Algoritma TikTok Hanya Bermodal Ponsel Android

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 18:54 WIB

Ketika Media Sosial Memaksa Kita Belanja: Saatnya Kembali Mencintai Pakaian Lama

Ketika Media Sosial Memaksa Kita Belanja: Saatnya Kembali Mencintai Pakaian Lama

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 16:40 WIB

Babak Baru Era 5G, XL Menyalip Jadi Operator Paling Ngebut

Babak Baru Era 5G, XL Menyalip Jadi Operator Paling Ngebut

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 16:06 WIB

Geliat Konten Affiliate: Potret Gagalnya Pemerintah Ciptakan Lapangan Kerja

Geliat Konten Affiliate: Potret Gagalnya Pemerintah Ciptakan Lapangan Kerja

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 15:00 WIB

Mau Ganti Provider? Ternyata Netizen X Juga Ramai Bahas Ini lho!

Mau Ganti Provider? Ternyata Netizen X Juga Ramai Bahas Ini lho!

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×