Terlambat Beralih ke Kendaraan Listrik, Jerman Disebut Akan Kehilangan 30.000 Pekerjaan

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 10:13 WIB
Terlambat Beralih ke Kendaraan Listrik, Jerman Disebut Akan Kehilangan 30.000 Pekerjaan
Logo VW. [Shutterstock]

Suara.com - CEO Volkswagen Herbert Diess telah memperingatkan bahwa produsen mobil Jerman berpotensi kehilangan hingga 30.000 pekerjaan, jika transisi menuju kendaraan listrik terlalu lambat.

Diess mengatakan salam sebuah wawancara, persaingan dari para pendatang baru di pasar Jerman, seperti Tesla, seharusnya membuat perusahaan otomotif perlu mempercepat transisinya ke kendaraan listrik.

Bahkan, ia mencatat bila Tesla berencana memproduksi 500.000 mobil setiap tahun di pabrik Berlin dengan mempekerjakan 12.000 karyawan.

Sementara pabrik Wolfsburg Volkswagen membangun 700.000 kendaraan setiap tahun, meskipun dengan 25.000 karyawan.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Volkswagen Michael Manske mengonfirmasi bahwa pembuat mobil memang menghadapi persaingan yang ketat dan perlu merespons para pendatang baru.

"Tidak diragukan lagi bahwa kami harus mengatasi daya saing pabrik kami di Wolfsburg, mengingat banyak pendatang baru di pasar kendaraan listrik," kata Michael Manske, dikutip dari Carscoops, Jumat (15/10/2021).

Ilustras stasiun pengisian kendaraan listrik. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Ilustras stasiun pengisian kendaraan listrik. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Lebih lanjut, Manske menambahkan, Tesla telah menetapkan standar baru untuk produksi kendaraan listrik.

"Perdebatan sekarang sedang berlangsung dan sudah ada banyak ide bagus. Namun, belum ada skenario konkret," tegasnya.

Sedangkan juru bicara dewan pekerja Volkswagen tidak akan mengomentari komentar Diess, tetapi mengatakan bahwa apa yang dikatakan tidak berdasar.

baca juga

"Pengurangan 30.000 pekerjaan tidak masuk akal dan tidak berdasar," ungkapnya.

Pabrik Volkswagen di Wolfsburg saat ini telah menampung lebih dari 50.000 karyawan tetapi tidak memproduksi kendaraan listrik.

Namun, Volkswagen berencana mulai memproduksinya pada 2026, dengan mulai memproduksi Project Trinity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Audi Optimis Lewati Krisis Chip Semikonduktor dan Beralih ke Kendaraan Listrik

Audi Optimis Lewati Krisis Chip Semikonduktor dan Beralih ke Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:33 WIB

Dukung 6 SPKLU di DKI Jakarta, PLN Akan Tambahkan 11 Unit Pengisian Kendaraan Listrik

Dukung 6 SPKLU di DKI Jakarta, PLN Akan Tambahkan 11 Unit Pengisian Kendaraan Listrik

Otomotif | Senin, 11 Oktober 2021 | 18:32 WIB

GIIAS 2021 Sebulan Lagi: Prokes Ketat, Munculkan Kendaraan Listrik dan Model-model Baru

GIIAS 2021 Sebulan Lagi: Prokes Ketat, Munculkan Kendaraan Listrik dan Model-model Baru

Otomotif | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:31 WIB

PPnBM Emisi Bisa Menjadi Lompatan Beralih Gunakan Kendaraan Listrik

PPnBM Emisi Bisa Menjadi Lompatan Beralih Gunakan Kendaraan Listrik

Otomotif | Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:55 WIB

Volkswagen Kembangkan Perangkat Lunak Diagnostik Baterai Mudahkan Daur Ulang

Volkswagen Kembangkan Perangkat Lunak Diagnostik Baterai Mudahkan Daur Ulang

Otomotif | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 10:28 WIB

Kunjungi Pabrik Wuling, Pemerintah Mendukung Industri Memasuki Era Mobil Listrik

Kunjungi Pabrik Wuling, Pemerintah Mendukung Industri Memasuki Era Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 30 September 2021 | 21:11 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×