Peluncuran Buku Era Mobil Listrik, Saatnya Industri Otomotif Hadir untuk Negeri

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Peluncuran Buku Era Mobil Listrik, Saatnya Industri Otomotif Hadir untuk Negeri
Launching buku Industri Otomotif untuk Negeri [Istimewa].

Buku ini mengupas peluang Indonesia menjadi pemain utama di era mobil listrik.

Suara.com - Perjalanan panjang dan dinamika industri otomotif Indonesia tidak banyak didokumentasikan secara lengkap dan baik.

Oleh karena itu, meluncurlah sebuah karya bertajuk "Industri Otomotif untuk Negeri: Menjadi Pemain Utama Era Mobil Listrik" yang hadir lewat penerbit Pustaka Kaji, Jakarta. Acara seremoni peresmiannya berlangsung di Dreams Café by Honda, Senayan Park, pada Selasa (14/12/2021).

Buku ini hadir untuk memperkaya data dan dokumentasi industri otomotif nasional. Sekaligus hadir di tengah era baru industri menuju kendaraan zero emission dan upaya pemerintah menerapkan pajak baru kendaraan bermotor. Yaitu pajak emisi atau carbon tax yang efektif per 16 Oktober 2021.

Jokowi menjajal AMMDes Karya Anak Bangsa. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Presiden Joko Widodo saat menjajal AMMDes Karya Anak Bangsa [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo].

Buku yang mengupas industri otomotif Indonesia secara lengkap ini ditulis Agus Tjahajana Wirakusumah. Ia memiliki rekam jejak yang panjang mengurus industri ini sejak berkarir di Kementerian Perindustrian RI, hingga kini berkarir di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Baca Juga: Menpora Optimistis Timnas Indonesia Bisa Tampil Maksimal di Piala Dunia U-20 2023

Dalam proses penulisannya, Agus Tjahajana didukung oleh M Syakur Usman, Senior Editor Merdeka.com dan Lahyanto Nadie, mantan Managing Editor Bisnis Indonesia.

Buku ini dimulai dari fakta perniagaan mobil di Indonesia yang sudah ada sejak negara ini berada dalam masa pemerintah kolonial Belanda.

Perdagangan mobil pada era ini mendorong beberapa merek otomotif asal Amerika dan Eropa masuk ke Indonesia dengan mitra para pengusaha lokal.

Pengusaha lokal inilah yang memasarkan mobil asal Amerika dan Eropa dengan perannya sebagai importir.

Buku ini juga menuliskan soal para tokoh yang menjadi perintis industri otomotif berkembang di Indonesia, seperti William Soeryadjaya, Hadi Budiman, dan Sjarnoebi Said, dan Soebronto Laras.

Mereka menjadi pembuka jalan bagi merek otomotif dunia bersama perusahaan atau kelompok usahanya, seperti PT Astra International Tbk, PT Honda Prospect Motor, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia dan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, serta PT Indomobil Sukses Makmur Tbk.

Baca Juga: Cek Fakta: Tentara Cina Masuk Wilayah Indonesia Tengah Malam, Benarkah?

Jasa mereka inilah yang membuat brand otomotif dunia asal Jepang seperti Toyota, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi ekspansi ke Indonesia sejak 1970-an dan masih tumbuh subur di Tanah Air di masa sekarang.

Juga dikupas soal mobil nasional seperti Timor, Esemka, hingga Ammdes.

"Harapan saya buku ini menjadi referensi yang utuh dan lengkap tentang industri otomotif yang selama lima dekade telah berkontribusi sangat besar untuk negeri ini," jelas Agus Tjahajana Wirakusumah saat peluncuran bukunya di Dreams Café by Honda, Senayan Park, Selasa (14/12/2021).

"Semoga buku ini juga menarik perhatian para anak muda dan berbagai kalangan yang ingin mengenal lebih dalam struktur industri otomotif kita," tambahnya.