facebook

Laporan Penjualan Mobil Gaikindo: Tembus 790 Ribu Unit per November

RR Ukirsari Manggalani
Laporan Penjualan Mobil Gaikindo: Tembus 790 Ribu Unit per November
PPnBM DTP GIIAS 2021 tersedia di berbagai booth, disertai banner penjelas bagi konsumen [Suara.com/CNR ukirsari].

Dampak virus Corona di sektor otomotif mulai recovery, target 750 ribu unit terlampaui.

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatatkan penjualan kendaraan roda empat atau lebih per November 2021 tembus 790 ribu unit dengan produksi di atas 1 juta unit.

Dikutip dari kantor berita Antara, Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara dalam webinar yang diselenggarakan Bisnis Indonesia, dan dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (16/12/2021), mengatakan angka penjualan ini telah melampaui target penjualan tahun 2021 sebanyak 750 ribu unit.

"Memang betul akhir November produksi sudah di atas 1 juta, penjualan sudah 790 ribu sehingga proyeksi yang disiapkan Gaikindo mampu menjual 750 ribu unit akan terlampaui," tandas Kukuh Kumara.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dan Ketua Pelaksana GIIAS 2021 serta Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah bertandang ke booth Hyundai usai opening ceremony GIIAS 2021 (11/11/2021) [PT HMID].
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dan Ketua Pelaksana GIIAS 2021 serta Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah bertandang ke booth Hyundai usai opening ceremony GIIAS 2021 (11/11/2021) [PT HMID].

Ia melanjutkan bahwa angka penjualan ini juga menggambarkan kembali pulihnya industri kendaraan bermotor di Indonesia yang sebelumnya terpukul sebagai dampak virus Corona di sektor otomotif pada 2020.

Baca Juga: Gaikindo: GJAW Bakal Hadirkan Seluruh Brand Otomotif, Berlangsung dengan Prokes Ketat

Berdasarkan data Gaikindo, produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia sejak 2013 hingga 2019 selalu mencapai lebih dari 1 juta unit, yakni berkisar di angka 1,2 hingga 1,3 juta unit per tahun. Sedangkan angka penjualannya rata-rata selalu di atas 1 juta unit per tahun.

Pada 2020 saat pandemi COVID-19 juga berdampak di Indonesia, penjualan kendaraan susut menjadi 532.407 unit setahun, dengan produksi 690.176 unit setahun.

Penjualan terendah tercatat pada Mei yang hanya di angka 5 ribu unit per bulan.

"Mei 2020 pernah penjualan yang biasanya 90 ribu sampai 100 ribu unit per bulan, itu jatuh tinggal 5 ribu. Cukup berat," imbuh Kukuh Kumara.

Baca Juga: Gaikindo Akan Gelar GJAW pada 2022, Kementerian Perindustrian Siap Mengawal

Industri kendaraan bermotor mulai kembali bergejolak pada awal 2021 berkat kebijakan Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP).

"Awal 2021 mulai recovery Maret saat diberlakukannya kebijakan pemerintah PPnBM Ditanggung Pemerintah," ungkapnya memberikan keterangan saat mulai membaiknya kondisi penjualan kendaraan Nasional.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar