Resmi, Pengadilan Seoul Berikan Persetujuan Akuisisi untuk SsangYong

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 11 Januari 2022 | 18:12 WIB
Resmi, Pengadilan Seoul Berikan Persetujuan Akuisisi untuk SsangYong
SsangYong Rexton diabadikan pada 2017. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Awal pekan ini, Senin (10/1/2022), Pengadilan Seoul memberikan persetujuan atas akuisisi konsorsium lokal terhadap SsangYong Motor Company.

Dikutip kantor berita Antara dari kantor berita Yonhap, dengan langkah ini, terbuka jalan bagi pembuat mobil yang bermasalah secara finansial ini untuk kembali ke jalurnya.

Di hari yang sama, konsorsium yang dipimpin oleh pembuat mobil listrik Edison Motors Co. menandatangani kesepakatan akhir dengan SsangYong untuk mengambil alih produsen mobil yang berfokus pada produksi mobil kategori SUV ini.

SsangYong Korando e-Motion [SsangYong via ANTARA]
SsangYong Korando e-Motion [SsangYong via ANTARA]

SsangYong ditempatkan di bawah kurator pengadilan pada April tahun lalu untuk kedua kalinya setelah menjalani proses yang sama satu dekade sebelumnya.

Perusahaan induknya, Mahindra & Mahindra Ltd. dari India gagal menarik investor karena pandemi COVID-19 dan status keuangan yang memburuk.

Berdasarkan perjanjian akhir, Edison telah setuju untuk mengakuisisi SsangYong senilai 304,8 miliar won (atau setara 254 juta dolar AS), dan uang akuisisi semuanya akan digunakan untuk membayar sebagian utang produsen mobil kepada lembaga keuangan, jelas kedua perusahaan dalam pernyataan terpisah.

Edison mengatakan telah membayar 10 persen dari uang akuisisi. Edison juga telah setuju untuk meminjamkan 50 miliar won modal operasional kepada SsangYong untuk membantu tetap bertahan di tengah pandemi COVID-19 yang berkepanjangan dan rendahnya permintaan untuk model-modelnya.

Edison telah mengatakan akan mendirikan sebuah perusahaan tujuan khusus untuk meningkatkan dari 800 miliar won menjadi 1 triliun won mulai tahun ini untuk berinvestasi di saham SsangYong melalui berbagai cara untuk mencapai perputaran dalam tiga sampai lima tahun.

"Opsi yang bisa dilakukan antara lain rights issue, penanaman modal asing, pinjaman dalam bentuk modal operasional, dan penerbitan obligasi. Perusahaan tidak kesulitan menghimpun dana yang diperlukan," jelas Edison.

baca juga

Edison mengatakan ini dengan tujuan untuk mengubah SsangYong menjadi produsen mobil yang berfokus pada EV dalam dekade berikutnya sejalan dengan perubahan di pasar mobil.

Perusahaan berencana untuk memproduksi 10 model EV baru, termasuk Smart S pada 2022, 20 model pada 2025, dan 30 model untuk 2030.

SsangYong akan tetap berada di bawah kurator pengadilan sampai pengadilan menyetujui rencana rehabilitasi Edison dan kreditur SsangYong menerima rencana penyelesaian utang awal pembuat mobil, jelas juru bicara yang ditunjuk.

"Ketika semua tuntutan dipenuhi, pengadilan akan mengizinkan SsangYong lulus dari proses penjadwalan ulang utang yang dipimpin pengadilan," katanya.

SAIC Motor Corp. yang berbasis di China mengakuisisi 51 persen saham SsangYong pada 2004 tetapi melepaskan kendalinya pada 2009 setelah krisis keuangan global.

Pada 2011, Mahindra mengakuisisi 70 persen saham SsangYong seharga 523 miliar won dan sekarang memegang 74,65 persen saham.

Untuk keseluruhan 2021, penjualan kendaraannya turun 22 persen menjadi 84.106 unit dari 107.324 tahun sebelumnya di tengah pandemi dan kekurangan chip semikonduktor.

Adapun produk andalan SsangYong terdiri dari SUV SsangYong Tivoli, SsangYong Korando, SsangYong Rexton dan Rexton Sports.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

News | Senin, 14 September 2026 | 11:25 WIB

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:35 WIB

Saksi Bantah Aliran USD 271.500 ke Yaqut, Kuasa Hukum: Tuduhan Sudah Runtuh

Saksi Bantah Aliran USD 271.500 ke Yaqut, Kuasa Hukum: Tuduhan Sudah Runtuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 20:31 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:06 WIB

Nusron Dinilai Gagal Memahami Akar Konflik Agraria dan Perjuangan Rakyat

Nusron Dinilai Gagal Memahami Akar Konflik Agraria dan Perjuangan Rakyat

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:22 WIB

PSAD UII Tunggu Respons Prabowo: Bagaimana Rasa Keadilan yang Terluka Ini Bisa Diobati

PSAD UII Tunggu Respons Prabowo: Bagaimana Rasa Keadilan yang Terluka Ini Bisa Diobati

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:53 WIB

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:05 WIB

Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU

Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Terkini

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

×