facebook

Persiapan KTT G20 2022 di Bali, Bus Listrik Jadi Sarana Transportasi Komuter dari Bandara ke Venue

RR Ukirsari Manggalani
Persiapan KTT G20 2022 di Bali, Bus Listrik Jadi Sarana Transportasi Komuter dari Bandara ke Venue
Damri menguji bus listrik di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis (25/11/2021). Sebagai ilustrasi [Antara]

Ekosistem kendaraan listrik Pulau Dewata untuk KTT G20 memperoleh sambutan positif dari Menteri Perhubungan.

Suara.com - Bali tengah bersiap menjadi tuan rumah bagi kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 yang berlangsung tahun ini. Sebagai sarana transportasi darat, terpilih kendaraan listrik Genesis G80 Electric dan Hyundai Ioniq sebagai mobil official para delegasi.

Selain Genesis dan Hyundai terelektrifikasi, dalam upaya mendukung perhelatan KTT G20 di Bali, khususnya dari sektor transportasi, upaya yang dilakukan Kementerian Perhubungan salah satunya adalah menyediakan bus listrik.

Dikutip dari kantor berita Antara, bus listrik ini akan digunakan sebagai sarana transportasi komuter dari Bandara Ngurah Rai ke lokasi penyelenggaraan KTT G20.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga mengapresiasi kolaborasi dari berbagai pihak dalam rangka memberikan dukungan ekosistem kendaraan listrik di Bali menuju KTT G20.

Baca Juga: Hadir di Pasar Korea Tahun Depan, Genesis Kenalkan Wajah All-New G90

Saat menghadiri kegiatan "Dukungan Ekosistem Kendaraan Listrik Provinsi Bali Menuju G20" yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Minggu (23/1/2022), Menteri Perhubungan memberikan pernyataan akan hal ini.

"Kegiatan hari ini sangat relevan dalam upaya kita mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik secara masif di Indonesia," jelas Budi Karya Sumadi dalam keterangannya.

 Presiden Joko Widodo bersama Jay Chang berfoto bersama di depan Genesis G80 [ANTARA/Ho]
Presiden Joko Widodo bersama Jay Chang berfoto bersama di depan Genesis G80 [ANTARA/Ho]

Menteri Perhubungan melanjutkan bahwa dalam kegiatan di Bali itu dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Intelligent Transport System (ITS) Indonesia, dan World Resources Institute (WRI) Indonesia tentang kerja sama percepatan kebijakan transportasi rendah emisi di Provinsi Bali.

ITS Indonesia adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan untuk mendorong inisiatif pembangunan dan penggunaan sistem transportasi cerdas dan ekosistem transportasi yang nyaman.

Sedangkan WRI Indonesia adalah lembaga penelitian independen yang memiliki visi dan misi untuk menciptakan keseimbangan antara perlindungan lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan manusia.

Baca Juga: Sediakan Mobil Resmi KTT G20, Hyundai Bicara Peluang Genesis Masuk Indonesia

Dalam kesempatan penandatanganan MoU itu juga dilakukan percobaan penggunaan kendaraan listrik baik mobil maupun motor listrik oleh Grab Indonesia di kawasan Bali Nusa Dua Convention Center

Budi Karya Sumadi menandaskan, kolaborasi ini tidak akan berhenti begitu saja setelah kegiatan G20 di Bali. Akan tetapi menjadi langkah awal untuk mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik, sebagai transisi penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar