Array

Di Tengah Kekurangan Chip Semikonduktor, Kondisi Nissan Dinyatakan Lebih Baik dari Toyota

Selasa, 15 Februari 2022 | 11:54 WIB
Di Tengah Kekurangan Chip Semikonduktor, Kondisi Nissan Dinyatakan Lebih Baik dari Toyota
Pabrik Nissan di Tochigi, Jepang yang hampir seluruh prosesnya menggunakan robot. Sebagai ilustrasi produksi Nissan [Nissan via ANTARA]

Suara.com - Kekurangan chip semikonduktor berdampak hampir ke seluruh pabrikan mobil dunia. Hal ini tentunya membuat sejumlah produsen otomotif jadi merugi.

Menurut Automotive News, raksasa otomotif asal Jepang, Toyota harus menelan kerugian lebih besar ketimbang Nissan.

Diketahui Toyota telah merevisi target penjualan dan produksi globalnya menyusul penurunan laba operasional perusahaaan sebesar 21 persen.

Siluet 12 produk andalan Nissan dalam Nissan Next: A to Z, tampak depan [Screenshot: YouTube Nissan].
Siluet 12 produk andalan Nissan dalam Nissan Next: A to Z, ynag masuk dalam produk pemasaran Nissan setelah ganti logo dan redefinisi pemasaran produk beberapa tahun silam [Screenshot: YouTube Nissan].

Penjualan global Toyota untuk tahun fiskal yang akan berakhir pada 31 Maret diperkirakan turun menjadi 8,25 juta kendaraan. Kondisi ini adalah penurunan signifikan dari perkiraan sebelumnya yaitu 8,55 juta.

Sedangkan sebagai perbandingan, Nissan justru mengalami kinerja yang lebih baik. Menurut laporan keuangan Nissan, penjualan ritel dari tahun ke tahun di seluruh dunia turun sedikit lebih rendah dari rata-rata industri.

Pendapatan bersih global per kendaraan Nissan juga meningkat sebesar 13 persen pada kuartal ketiga tahun fiskal 2021 dibandingkan periode yang sama di 2020.

Tingkat persediaan chip yang memadai di seluruh lini bisnis telah memungkinkan Nissan untuk menjaga insentif tetap rendah dan meningkatkan profitabilitas. Pada dasarnya, perusahaan tidak kesulitan menjual setiap kendaraan yang mampu diproduksi pabriknya.

Nissan saat ini memproyeksikan akan mengirimkan 3,8 juta unit. Penurunan yang cukup signifikan dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,4 juta unit.

Ketika ditanya tentang peningkatan profitabilitasnya, juru bicara Nissan mengatakan, "Selama dua tahun terakhir, kami telah fokus pada rencana Nissan NEXT kami untuk mengubah operasi yang akan mengarah pada peningkatan kinerja. Kami melihat keuntungan yang konsisten dalam pangsa pasar dan masing-masing kinerja ritel bulan terus stabil."

Baca Juga: Jangan Lewatkan: Toyota Rilis All-New Voxy Minggu Ini

Nissan memperkirakan bahwa produksi akan mengalami sedikit peningkatan setiap bulan hingga kuartal berikutnya.

"Meskipun, kami akan terus mengalami beberapa pengurangan dalam beberapa model inti. Ketersediaan Altima, Murano, Titan, Frontier, Kicks dan Sentra akan menjadi keuntungan atau laba," kata juru bicara itu.

Sementara itu, data rencana produksi atau proyeksi profitabilitas Toyota belum diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI