Setelah Brand Mobil Penumpang Mundur dari Rusia, Giliran Produsen Truk Angkat Kaki

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 02 Maret 2022 | 22:34 WIB
Setelah Brand Mobil Penumpang Mundur dari Rusia, Giliran Produsen Truk Angkat Kaki
Kamaz truck produksi Rusia [kamaz.ru].

Suara.com - Pengiriman logistik via darat menggunakan truk sangat populer dari kawasan Nordic seperti Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Islandia, menuju negara-negara di Eropa daratan seperti Rusia. Dalam peristiwa invasi Rusia ke Ukraina, produsen truk juga membuat pernyataan sikap untuk menghentikan layanan jasa dan penjualan kendaraan komersial itu.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, produsen truk dari Swedia, Volvo AB menyatakan telah menghentikan semua produksi dan penjualan di Rusia karena krisis operasi militer.

Perusahaan ini menghasilkan sekitar 3 persen dari penjualannya di Rusia dan memiliki pabrik di Negeri Beruang Merah.

Inspiration, truk tanpa sopir Daimler (media.daimler.com).
Inspiration, truk swakemudi Daimler. Sebagai ilustrasi (media.daimler.com).

"Kami sekarang memiliki sedikit kejelasan tentang sanksi dan keamanan di kawasan itu. Produksi operasional kami di sana berakhir," jelas juru bicara perusahaan kepada Reuters.

Disebutkan pula bahwa keputusan penghentian operasional pabrik juga diambil mengingat "potensi risiko yang terkait dengan materi perdagangan yang dibuat bersama dan dari Rusia, dan sanksi oleh Uni Eropa serta Amerika Serikat".

Artinya bisa saja produk pabrikan buatan bersama Rusia atau dibuat di Rusia dikenakan sanksi dan berpotensi tidak bisa dijual atau dikehendaki konsumen.

Ilustrasi Volvo Truck [Shutterstock].
Ilustrasi Volvo Truck [Shutterstock].

"Mempertimbangkan potensi risiko yang terkait perdagangan dengan materi berasal dari Rusia dan sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serika dan Uni Eropa, Volvo Cars tidak akan memasok mobil ke pasar Rusia sampai pemberitahuan lebih lanjut," jelas Ben Foulds, juru bicara Volvo tentang truk maupun passenger car produksinya.

Tahun lalu, Volvo Cars mampu menjual sekitar 9.000 unit mobil di Rusia, dengan produksi dilakukan di pabrik Swedia, China dan Amerika Serikat.

Volvo Cars juga menyatakan pasar otomotif Rusia menyumbang penjualan sekitar 1,3 persen dari penjualan secara global.

baca juga

Scania AB, perusahaan truk kenamaan senegara Volvo juga mengikuti langkah serupa. Pabrik yang bermarkas di Malmo, Swedia menyatakan menghentikan penjualan kendaraan-kedaraan mereka di pasar otomotif Rusia.

Erik Bratthall dari divisi Public Relations Scania AB menyatakan bahwa Scania menghentikan pengiriman kendaraan dan suku cadang ke Rusia sejak pekan lalu setelah invasi terjadi (24/2/2022).

Truk Scania R-Series Silver Griffin. (Facebook)
Truk Scania R-Series Silver Griffin, sebagai ilustrasi (Facebook)

"Hubungan dengan klien penting untuk Scania tetapi nilai Scania lebih penting dalam hal ini," tandasnya.

Daimler Truck adalah produsen truk dari Jerman yang bekerja sama dengan Kamaz, pembuat truk Rusia milik Rostec, perusahaan industri teknologi pemerintah Rusia yang memegang saham 47 persen. Perusahaan ini menyatakan telah menghentikan kegiatan bisnis mereka dari Kamaz.

Sedangkan Mercedes-Benz Group diberitakan dari surat kabar Handelsblatt juga tengah mencari cara agar bisa melepaskan 15 persen sahamnya di Kamaz secepat mungkin.

Jauh dari Amerika Serikat, Ford Motor Company yang memiliki setidaknya 50 persen saham di tiga pabrik di Rusia disebutkan berupaya mengelola dampak keberlangsungan produksi.

Namun fokus utamanya adalah keselamatan para karyawannya di sana, dan sampai saat ini belum memberikan komentar resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar

Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 21:20 WIB

GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia

GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 13:49 WIB

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 17:55 WIB

Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah

Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah

Otomotif | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:10 WIB

Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026

Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026

Otomotif | Senin, 23 Februari 2026 | 21:47 WIB

Sektor Logistik Tumbuh Pesat, Isuzu Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Komersial di 2025

Sektor Logistik Tumbuh Pesat, Isuzu Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Komersial di 2025

Otomotif | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:27 WIB

Harga DFSK Gelora E Lebih Murah Rp 85 Juta di GIIAS 2025

Harga DFSK Gelora E Lebih Murah Rp 85 Juta di GIIAS 2025

Otomotif | Kamis, 24 Juli 2025 | 19:30 WIB

Waspada Mobil Penumpang Juga Bisa Terindikasi ODOL

Waspada Mobil Penumpang Juga Bisa Terindikasi ODOL

Otomotif | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:40 WIB

Daftar Perawatan yang Perlu Dilakukan Kendaraan Komersial Pasca Momen Mudik Lebaran

Daftar Perawatan yang Perlu Dilakukan Kendaraan Komersial Pasca Momen Mudik Lebaran

Otomotif | Kamis, 17 April 2025 | 14:52 WIB

Terkini

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:37 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:27 WIB

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik  yang Paling Menguras Isi Dompet

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:25 WIB

×