5 Pilihan Motor untuk Jualan, Simak Rekomendasinya

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 19 Maret 2022 | 22:00 WIB
5 Pilihan Motor untuk Jualan, Simak Rekomendasinya
Ilustrasi motor untuk jualan. (instagram/penghobimio)

Suara.com - Penggemar sepeda motor tidak hanya suka berkendara dan berdiskusi tentang berkendara, tetapi beberapa mungkin juga ingin membuka usaha yang berhubungan dengan sepeda motor. Misalnya, berjualan. Pilihan motor untuk jualan ada banyak. Lantas, apa saja merek motor yang cocok untuk jualan? Simak ulasannya berikut ini.

Jika Anda salah satu pecinta sepeda motor yang berdedikasi, Anda pasti dapat mempertimbangkan untuk memulai bisnis yang berkaitan dengan sepeda motor, salah satunya berjualan.

Nah, berikut ini rekomendasi sepeda motor untuk jualan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda yang dilansir dari suara.com. Simak baik-baik ya!

1. Yamaha Mio

Yamaha Mio salah satu motor matik populer di Indonesia. Yamaha dikenal mengutamakan kehandalan dalam desain pada semua sepeda motornya. Hanya suku cadang berkualitas tinggi yang digunakan, sehingga membantu memperpanjang umur sepeda motor tersebut. Jika menggunakan motor ini untuk jualan, tentunya akan memberi Anda banyak kemudahan dan tidak merepotkan.

2. Honda Beat

Selain Yamaha Mio, rekomendasi motor lainnya untuk jualan yaitu Honda Beat gen pertama atau yang dikenal juga dengan sebutan 'Beat karbu'. Motor ini menawarkan   harga yang cukup ramah di kantong bersahabat, untuk harga bekasnya  antara 4-5 jutaan.

3. Honda Revo

Pilihan motor lainnya yang bisa digunakan untuk jualan yaitu Honda Revo. Motor yang memiliki julukan ''motor koperasi' ini cocok untum jualan karena tangguh dalam berbagai medan baik untuk gen pertama maupun gen kedua. Motor berkapasitas 110 cc ini menawarkan harga yang terjangkaum

baca juga

4. Jupiter Z

Jupiter Z salah satu varian yang populer di kalangan pengendara motor. Motor yang memiliki julukan  'Jupiter burhan atau burung hantu' ini memiliki desain lampu bagian depan yang cukup ikonik, motor ini juga dikenal sebagai motor kelas 100cc dengan daya pacu yang mantap. 

5. Suzuki Shogun 125

Suzuki Shogun 125 bisa menjadi pilihan kendaraan yang juga cocok untuk jualan. Motor bebek legendaris ini dibekali mesin 125 cc dengan tenaga serta mesin yang  andal. Untuk hargnya, motor ini cukup bersahabat.

Demikian informasi mengenai rekomendasi motor untuk jualan yang bisa Anda jadikan referensi. Motor-motor di atas juga dikenal mudah perawatannya dan tidak menguras kantong. Jadi, Anda tertarik motor merek apa untuk jualan?

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Motor Roda Tiga untuk Jualan: Mulai dari Viar, Tossa, hingga Kaisar, Segini Harganya

3 Motor Roda Tiga untuk Jualan: Mulai dari Viar, Tossa, hingga Kaisar, Segini Harganya

Otomotif | Sabtu, 19 Maret 2022 | 17:00 WIB

Serba-serbi: Motor pada Gelaran MotoGP Menggunakan Mesin Berapa Silinder? Simak Biar Makin Tahu

Serba-serbi: Motor pada Gelaran MotoGP Menggunakan Mesin Berapa Silinder? Simak Biar Makin Tahu

Otomotif | Sabtu, 19 Maret 2022 | 16:05 WIB

Deretan Harga Mobil Brio Bekas Mulai Tahun 2014 hingga 2021, Mulai 100 Jutaan Rupiah

Deretan Harga Mobil Brio Bekas Mulai Tahun 2014 hingga 2021, Mulai 100 Jutaan Rupiah

Otomotif | Jum'at, 18 Maret 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×