Tangkal Efek Ngeri dari Kasus Kendaraan Elektrik yang Terbakar, LG Kembangkan Baterai Tahan Panas

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 17 Mei 2022 | 15:53 WIB
Tangkal Efek Ngeri dari Kasus Kendaraan Elektrik yang Terbakar, LG Kembangkan Baterai Tahan Panas
Ilustrasi mobil listrik Tesla di jalanan Amsterdam, Belanda.[Unsplash/Jannes Glas]

Suara.com - Penelitian telah menunjukkan kebakaran pada mobil listrik lebih jarang terjadi, namun sekalinya berlangsung efeknya bisa fatal.

Namun, dilansir dari Carscoops, hal ini sedang coba ditanggulangi oleh LG melalui divisi LG Chem yang mana telah mengembangkan "produk plastik" baru yang dirancang untuk mencegah menjalarnya suhu menuju baterai EV (kendaraan elektrik).

Perusahaan tidak membahas banyak hal spesifik, tetapi mereka mengklaim bahwa produk penghalang api canggih baru yang dibuat oleh LG Chem adalah produk plastik rekayasa yang sangat fungsional yang terbuat dari berbagai komposit termasuk resin polyphenylene oxide (PPO) dan polyamide (PA).

Mereka melanjutkan dengan mengatakan pengujian telah menunjukkan produk ini mampu mencegah penyebaran api yang disebabkan oleh propagasi termal selama lebih dari sepuluh menit pada suhu 1.000 ° C (1.832 ° F), 10 kali lebih lama dari plastik umum.

LG Chem memaparkan bahwa ini adalah bahan tahan api dengan durasi kinerja terpanjang di dunia dan mencatat produk plastik mempertahankan bentuknya di bawah kondisi suhu yang berubah.

Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock).
Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock).

Ini penting karena perusahaan mencatat pelarian termal adalah penyebab utama kebakaran baterai EV.

Seperti yang mereka jelaskan berbagai stres dapat menyebabkan panas menumpuk di dalam sel baterai dan ketika sel baterai melebihi ambang suhunya, kebakaran dapat terjadi karena korsleting yang dipicu oleh faktor-faktor seperti pengisian berlebihan dan pemakaian berlebihan.

Sementara risiko kebakaran tidak pernah dapat sepenuhnya dihilangkan, produk plastik akan memberi pengemudi dan penumpang lebih banyak waktu untuk mengungsi jika terjadi baterai yang rusak dan terlalu panas.

Produksi dijadwalkan akan dimulai tahun depan dan perusahaan sudah dalam proses mendapatkan paten di Korea, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa yang dipilih.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Agar Tidak Mabuk Perjalanan: Lakukan 5 Tips Ini Biar Tak Gampang Mual ketika Naik Mobil

Cara Agar Tidak Mabuk Perjalanan: Lakukan 5 Tips Ini Biar Tak Gampang Mual ketika Naik Mobil

Otomotif | Selasa, 17 Mei 2022 | 14:30 WIB

Tak Kunjung Mengaspal, Tesla Mulai Hentikan Penerimaan Pesanan di Eropa dan China

Tak Kunjung Mengaspal, Tesla Mulai Hentikan Penerimaan Pesanan di Eropa dan China

Otomotif | Selasa, 17 Mei 2022 | 13:17 WIB

Hutang Menumpuk, Aston Martin Terancam Gulung Tikar

Hutang Menumpuk, Aston Martin Terancam Gulung Tikar

Otomotif | Selasa, 17 Mei 2022 | 10:09 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×