Viral Aksi Jukir Ngamuk Tak Terima Ditegur Warga, Sebut Semua Orang Bayar Pajak dan Bebas Gunakan Fasilitas Negara

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:27 WIB
Viral Aksi Jukir Ngamuk Tak Terima Ditegur Warga, Sebut Semua Orang Bayar Pajak dan Bebas Gunakan Fasilitas Negara
Ilustrasi tukang parkir (keepo.me)

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan sosok pria yang diduga jukir ngamuk kepada salah seorang warga di pinggir jalan. Insiden ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun Facebook @Hanafi Ristanto.

Menurut unggahan tersebut, disebutkan kalau jukir ngamuk karena tidak terima ditegur oleh pemilik rumah yang lahannya digunakan untuk parkir. Insiden terjadi di Semarang, tepatnya di Sate Taichan Jalan Kyai Saleh.

"Yang lagi viral di semarang. Gara-gara ngasih parkiran ke pengendara mobil lain persis menghalangi di depan rumah warga, tukang parkir liar ini tidak terima ditegur oleh pemilik rumah dan hampir terjadi baku hantam.
Lokasi: Sate Taichan Jl.Kyai saleh," tulis caption dalam unggahan tersebut.

Awalnya, terlihat sosok pria yang diduga pemilik rumah didatangi jukir. Lalu jukir tadi menyenggolkan dada ke arah pria tadi sembari protes tentang lahan parkir di depan rumah.

Bahkan jukir tersebut dengan nada tinggi menyinggung kalau warga negara bayar pajak dan bebas gunakan fasilitas negara.

Jukir adu mulut dengan pemilik rumah karena masalah lahan (Facebook)
Jukir adu mulut dengan pemilik rumah karena masalah lahan (Facebook)

"Lha kowe ngopo? Warga Negara ki mbyar pajak lho. Bebas menggunakan fasilitas negara," ujar jukir tersebut kepada pria dan seisi rumah yang menegurnya tadi.

Masih dengan nada tinggi, jukir tersebut adu mulut dengan pemilik rumah hingga membuat geger jalanan.

Tidak ingin konflik semakin memanas, pria tersebut mencoba mengusir jukir. Namun sayangnya jukir dengan nada tinggi seperti hendak memancing emosi pria tersebut.

Akhirnya jukir tersebut pergi dari depan rumah pemilik. Video ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.

baca juga

"Ini akibat dari penegakan yg tidak konsisten. Sejak kapan badan jalan boleh buat parkir? itu juga kalo viral trs di sangkutkan ke dishub pasti di bilang parkir liar, padahal dia yg kasih ijin," tulis @Di***.

"Maaf saya buka nya membela tukang parkir ini...menurut saya tidak semua tukang parkir seperti ini...ini dari seberapa orang yang pemikiran sangat terbatas dan juga seharus nya dia tau kondisi jalan di situ ... saya kalau jadi bapaknya saya lawan balik," beber @Mar***.

Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Perempuan Meninggal Kena Tembak di Halaman Parkir Gereja

Dua Perempuan Meninggal Kena Tembak di Halaman Parkir Gereja

Sulsel | Jum'at, 03 Juni 2022 | 15:50 WIB

Perkara Parkir di Pekanbaru Masih Ruwet, Kelanjutan Sistem Nontunai Dipertanyakan

Perkara Parkir di Pekanbaru Masih Ruwet, Kelanjutan Sistem Nontunai Dipertanyakan

Riau | Jum'at, 03 Juni 2022 | 09:34 WIB

Heboh Wanita Ngamuk Gegara Mobilnya Tertahan 2 Jam di Parkiran Malah Dihujat Netizen

Heboh Wanita Ngamuk Gegara Mobilnya Tertahan 2 Jam di Parkiran Malah Dihujat Netizen

Bogor | Jum'at, 03 Juni 2022 | 06:33 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×