facebook

Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Dilakukan Pendataan Kendaraan Roda Empat Melalui MyPertamina

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Dilakukan Pendataan Kendaraan Roda Empat Melalui MyPertamina
Aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan QR Code kendaraan roda empat yang didaftarkan (Instagram/@mypertamina)

Tujuan pendataan melindungi masyarakat rentan dan memastikan subsidi energi tepat sasaran.

Suara.com - Pertamina mengungkap 60 persen masyarakat yang menggunakan BBM subsidi termasuk kalangan mampu.

"60 persen masyarakat mampu atau yang masuk dalam golongan kaya ini mengonsumsi hampir 80 persen dari total konsumsi BBM bersubsidi. Sedangkan 40 persen masyarakat rentan dan miskin hanya mengonsumsi 20 persen dari total subsidi energi tersebut," kata Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga saat Press Conference di Graha Pertamina Jakarta, dalam keterangan tertulis.

Menurut Irto Ginting, subsidi yang tepat sasaran ini penting, mengingat Pemerintah telah mengalokasikan dana hingga Rp 520 triliun untuk subsidi energi pada 2022.

aplikasi MyPertamina (screenshot MyPertamina)
Aplikasi MyPertamina (screenshot MyPertamina)

Upaya menciptakan mekanisme penyaluran BBM Subsidi tersebut juga merupakan pelaksanaan dari Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Baca Juga: Aplikasi Pembelian BBM Subsidi di MyPertamina Masih Dioptimalisasi, QR Code Kendaraan Belum Bisa Didapat

Menurutnya, regulasi yang ada secara jelas menetapkan segmentasi pengguna, kuota dan lain-lain mengenai penyaluran BBM Subsidi, namun di lapangan masih tidak tepat sasaran.

"Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga sebagai pelaksana penugasan berinisiatif mengembangkan mekanisme baru untuk memastikan penyaluran di lapangan tepat sasaran," imbuh Irto Ginting.

Mekanisme baru tersebut, lanjut Irto sedang diujicoba dan dimulai dengan pendaftaran di Website MyPertamina.

"Pendaftaran ini dimaksudkan untuk pencocokan data berbasis sistem atau digital," tambahnya.

Untuk itu, kata Irto, Pertamina mulai 1 Juli 2022 membuka pendaftaran melalui laman resmi MyPertamina.

Baca Juga: Ujaran Rasis Nelson Piquet Kepada Hamilton Berbuah Sanksi BRDC, Mendiang Ayrton Senna Juga Pernah Jadi Sasarannya

Dalam masa pendaftaran ini, masyarakat masih bisa membeli Pertalite dan Solar Subsidi, namun diharapkan segera mendaftarkan kendaraan roda empat dan identitasnya untuk mendapat QR Code.

"Tujuan pendataan ini tidak lain untuk melindungi masyarakat rentan dan memastikan subsidi energi tepat sasaran," tandas Irto.

Komentar