Ini Alasan Catalytic Converter Sering Jadi Incaran Maling

Selasa, 05 Juli 2022 | 21:02 WIB
Ini Alasan Catalytic Converter Sering Jadi Incaran Maling
Ilustrasi knalpot mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Kasus pencurian catalytic converter belakangan ini kian marak. Uniknya, meski peranti yang terkoneksi pada knalpot ini diaplikasikan pada sistem saluran gas buang mobil dan motor, rata-rata korbannya para pemilik mobil.

Melansir laman Deltalube, hal ini disebabkan catalytic converter pada mobil berupa komponen tersendiri, sehingga bisa dilepas secara terpisah. Alhasil lebih mudah dicuri.

Beda dengan catalytic converter pada sepeda motor yang menyatu dengan keseluruhan knalpot, sehingga lebih menyulitkan pada proses pencuriannya.

Penampang catalytic converter saat dibuka. Sebagai ilustrasi [YouTube: The Auto Rules].
Penampang catalytic converter saat dibuka. Sebagai ilustrasi [YouTube: The Auto Rules].

Alasan apakah yang membuat catalytic converter mobil begitu berharga dan jadi incaran maling?

Catalytic converter dalam rangkaian sistem knalpot berfungsi untuk menyaring gas buang hasil pembakaran dan mengubahnya menjadi emisi yang lebih ramah.

Memanfaatkan sebuah filter berukuran mikron, komponen ini mengubah gas buang berupa karbon monoksida (CO), hidrokrabon yang tidak terbakar (HC) dan nitrogen oksida (NOx) menjadi karbon dioksida (CO2), nitrogen (N2) dan uap air (H2O) yang lebih ramah lingkungan.

Setelah mesin dinyalakan, gas buang yang beracun itu menuju pipa knalpot dan melewati catalytic converter. Ruang dalamnya didesain seperti sarang lebah yang terbuat dari keramik yang dilapisi katalis seperti platinum, palladium, dan rhodium. Dengan temperatur sekitar 420 derajat Celsius, katalis itu mengubah gas beracun itu tadi menjadi oksigen, karbon dioksida dan air.

Jadi kandungan platinum, palladium, dan rhodium inilah yang diincar para pencuri. Ketiga logam ini memiliki harga yang selangit. Harga per ons platinum saat ini, bisa mencapai 906 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 13 jutaan.

Baca Juga: Menyetir Mobil Pick-up, Kenangan Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw Merintis Polda Papua Barat

Sementara palladium lebih mahal lagi, yaitu mencapai 1.800 dolar AS atau setara Rp 26 jutaan per onsnya. Rhodium jadi yang paling mahal, dengan harga per ons menyentuh harga 14.000 dolar AS atau setara Rp 207 jutaan!

Tidak heran bukan, bila jadi incaran maling?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI