Hati-Hati Membeli Mobil Bekas, Ini Ciri Mobil yang Sudah Capek

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 22:00 WIB
Hati-Hati Membeli Mobil Bekas, Ini Ciri Mobil yang Sudah Capek
Panel indikator di dashboard, termasuk penunjukan odometer. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/Studio_OMG].

Suara.com - Mobil bekas menjadi salah satu solusi di tengah harga kendaraan baru yang semakin melambung tinggi. Namun demikian membeli mobil bekas tentu perlu mengasah kejelian agar tidak tertipu. Sehingga tidak terkecoh saat menyimak mobil "sudah capek" namun diupayakan tampak "masih segar".

Manipulasi odometer menjadi salah satu cara yang dilakukan pedagang nakal agar calon konsumen mudah percaya. Karena pemilik baru mobil bekas akan kesulitan mengetahui servis apa saja yang sudah dilakukan atau suku cadang apa saja yang sudah diganti.

Misalnya odometer asli seharusnya menunjukkan 100.000 km, berarti seharusnya sudah melalui dua kali servis besar (di 40.000 km dan 80.000 km). Termasuk catatan penggantian suku cadang yang dilakukan.

Ilustrasi merawat interior mobil. [Shutterstock/Photographee]
Kondisi kabin termasuk jok dan setir bisa menjadi petunjuk apakah mobil "masih segar". Sebagai ilustraso atau "sudah  capek" [Shutterstock/Photographee]

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengetahui ciri-ciri mobil capek yang sudah dimanipulasi seperti dikutip dari mobil88:

Sejarah Servis

Tanyakan sejarah servis mobil tersebut. Walaupun setelah kilometer tertentu sudah tidak lagi servis di bengkel resmi, setidaknya ada catatan di buku panduan servis.

Biasanya konsumen pasti menggunakan jatah layanan servis gratis hingga beberapa kali, sehingga bisa dilihat kapan mobil terakhir masuk bengkel resmi dan di posisi kilometer berapa. Jika catatan terakhir di bengkel resmi adalah 80.000 km, maka bila saat dijual menunjukkan odometer 80.000 km atau di bawahnya, wajib diwaspadai.

Kondisi Interior

Di sini berpotensi banyak ditemukan kejanggalan jika sebuah mobil dengan kilometer tinggi diakui sebagai kilometer rendah. Interior bisa lebih menggambarkan umur kendaraan karena sulit untuk diremajakan seperti bodi mobil.

baca juga

Ada beberapa petunjuk yang bisa dilihat, terutama komponen yang terkait dengan pengemudi. Misalnya tekstur setir yang sudah mulai halus atau pudar. Kalau setir tersebut dilapisi kulit, biasanya sudah mulai banyak mengelupas.

Selain setir, lihat juga kondisi jok pengemudi. Biasanya jika jam terbang mobil sudah tinggi, jok supir akan terlihat sedikit lebih ambles ketimbang jok penumpang depan. Perlu curiga jika menemukan kondisi seperti ini.

Ban Produksi Baru

Salah satu indikasi lain, walaupun tidak selalu, adalah tahun produksi ban. Setiap ban yang diproduksi memiliki kode produksi tahun pembuatan. Jika misalnya penjual mobil mengatakan bahwa mobilnya masih 25.000 km tapi ban standar yang digunakan sudah diganti dengan ban yang memiliki kode produksi baru, maka perlu waspada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah

8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc

Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:50 WIB

5 Tipe Pengendara SUV, Anda yang Mana? Ini Opsi 6 Mobil Bekas Murah dan Bandel

5 Tipe Pengendara SUV, Anda yang Mana? Ini Opsi 6 Mobil Bekas Murah dan Bandel

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:12 WIB

7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang

7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu

Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB

OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026

OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:06 WIB

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:33 WIB

Cara Merawat Pintu Mobil Keluarga Sliding Door, plus 10 Opsi Mulai 50 Jutaan Kabin Luas

Cara Merawat Pintu Mobil Keluarga Sliding Door, plus 10 Opsi Mulai 50 Jutaan Kabin Luas

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:01 WIB

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:04 WIB

Rival Fronx Harga Setara S-Presso Bekas, Pesona Wuling Alvez Manual Bikin Naksir

Rival Fronx Harga Setara S-Presso Bekas, Pesona Wuling Alvez Manual Bikin Naksir

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:53 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×