Ingin Salurkan Bakat Anak Sebagai Pembalap Roda Dua? Astra Honda Racing School Telah Dibuka Kembali

RR Ukirsari Manggalani
Ingin Salurkan Bakat Anak Sebagai Pembalap Roda Dua? Astra Honda Racing School Telah Dibuka Kembali
Para pembalap binaan Astra Honda Racing School tampak berlatih Sirkuit Bukit Peusar[PT AHM].

PT Astra Honda Motor kembali membuka sekolah balapnya yang terhenti saat pandemi COVID-19.

Suara.com - Kabar seru bagi para orangtua, kerabat, atau sahabat yang ingin anak-anaknya menjadi pembalap atau rider. PT Astra Honda Motor atau AHM membuka peluang sebesar-besarnya lewat Astra Honda Racing School. Hal ini disampaikan Rizky Christianto, Manajer Motor Sport AHM.

"Astra Honda fokus di balap, mimpi membawa rider Indonesia ke MotoGP. Bila ditanya kapan, tentu saja kami berproses. Namun ada keinginan untuk ke arah sana, di mana rider balapan menggunakan motor prototipe," paparnya dalam bincang menjelang penyelanggaraan Idemitsu Asia Talent Cup atau IATC 2022 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Kuta, Pujut, Praya, Nusa Tenggara Barat.

Program pembinaan pembalap muda, Astra Honda Racing School (AHRS) memasuki pembinaan awal yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 13-15 September 2022. 16 siswa AHRS ini mendapatkan pelatihan dasar komunikasi di arena balap serta beradaptasi dengan Honda NSF100. (Dok. AHM)
Program pembinaan pembalap muda, Astra Honda Racing School (AHRS) memasuki pembinaan awal yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 13-15 September 2022. 16 siswa AHRS ini mendapatkan pelatihan dasar komunikasi di arena balap serta beradaptasi dengan Honda NSF100 (AHM)

Dan serunya, Rizky Christianto menambahkan bahwa indikasi rider Indonesia akan bisa ke MotoGP. Dengan catatan mengikuti perkembangan balap.

"Rider harus improve terus, karena balap ada jenjangnya. Yang dicari benar-benar mencari rider berbakat. Kami tidak bisa hanya sediakan kursi, karena pihak penyelenggara balapan akan selalu bertanya bila tim menyodorkan pembalapnya: timing tercepatnya berapa? Jadi tidak bisa bila tidak berprestasi. Bisa direject kalau demikian, contohnya bila daftar ke MotoGP," tandasnya.

Baca Juga: New Honda CB150X Tampil dalam Warna Baru, Hadirkan Sensasi Bagi Petualang untuk Keliling Indonesia

Untuk Astra Honda Racing School, Rizky Christianto menyatakan pendaftaran dibuka untuk umum. Para siswa sejak usia 10 tahun akan diajari, mulai braking hingga reference point.

"Astra Honda Racing School vakum saat pandemi COVID-19, namun setelah situasi terkendali, kini sekolah kembali dilangsungkan," paparnya.

"Saat ini sekolah yang sedang berjalan sudah ada. Peminat silakan daftar sendiri, dan kami akan menimak serta mengukur. Bila berpotensi akan dilanjutkan memilih siswa untuk dibina," jelas Rizky Christianto.

Dan selain berbincang tentang sekolah balap Astra Honda Racing School, disampaikannya pula bahwa keberadaan Sirkuit Mandalika adalah sebuah angin segar. Bisa digunakan untuk menggelar event seperi World Superbike atau WSBK, MotoGP, serta Asia Talent Cup atau ATC.

Baca Juga: Resmikan Tefa di SMK PGRI 2 Badung Bali, Astra Honda Siapkan Siswa serta Pendidik dengan Standarisasi Kualitas Kerja

"Dan karena ATC di Sirkuit Mandalika adalah momentum di rumah sendiri, seharusnya bisa naik podium," pungkasnya.