Pengamat: Insentif PPnBM Akan Jadi Pertimbangan Membeli Mobil Baru pada 2023

Kamis, 05 Januari 2023 | 14:04 WIB
Pengamat: Insentif PPnBM Akan Jadi Pertimbangan Membeli Mobil Baru pada 2023
PPnBM DTP di acara GIIAS 2021, sebagai ilustrasi [Suara.com/CNR ukirsari].

Suara.com - Pengamat otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyatakan bahwa peraturan insentif PPnBM atau pajak atas penjualan barang mewah yang akan selesai dalam waktu dekat bisa menjadi pertimbangan baik bagi masyarakat dan para pemain otomotif di Indonesia. Yaitu untuk menilik harga baru di tahun ini.

Dikutip dari kantor berita Antara, itulah sudut pandangnya tentang masih perlu atau tidaknya bantuan dari pemerintah untuk menunjang penjualan kendaraan.

"Selain itu, tantangan bagi pengguna kendaraan BBM adalah adanya kecenderungan kenaikan harga BBM akibat tidak dinaikkannya harga subsidi yang membuat konsumen semakin memilih kendaraan berkapasitas mesin kecil dan berteknologi hibrida," lanjut Yannes Martinus Pasaribu.

PPnBM DTP GIIAS 2021 tersedia di berbagai booth, disertai banner penjelas bagi konsumen [Suara.com/CNR ukirsari].
PPnBM DTP GIIAS 2021, sebagai ilustrasi [Suara.com/CNR ukirsari].

Di sisi lain, rangkaian insentif pemerintah untuk pembelian mobil listrik beserta kebijakannya yang menekankan pemerintah daerah untuk mulai mengonsumsi kendaraan listrik pada 2023 dinilai akan menggenjot penjualan dan sekaligus serapan pasar terhadap kendaraan listrik.

"Untuk itu, rencana subsidi uang muka bagi pembeli kendaraan listrik perlu diperjelas dalam peraturan yang dapat dibaca sebagai aturan yang jelas dan pro kepada masyarakat yang akan menjadi pengonsumsi produk 'tertier' otomotif yang berharga jauh lebih mahal dari rerata kendaraan yang berada di kelas 'daya' yang setara," lanjutnya.

Kemudian potensi peningkatan penjualan kendaraan perlu diimbangi dengan suplai yang mampu memenuhi minat masyarakat.

"Pola konsumsi masyarakat terhadap produk otomotif akan meningkat seiring dengan akselerasi pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang begitu optimis di kisaran 4,4 hingga 5,25 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi global yang akan terjadi di Indonesia pada 2023," ungkap Yannes Martinus Pasaribu.

Dengan potensi penjualan mobil baru akan dapat mencapai kisaran 1 juta unit dan sepeda motor mendekati 6 juta unit, ia mengatakan ledakan signifikan sisi permintaan harus disertai sisi suplai yang mencukupi. Sebagai salah satu tantangan di industri otomotif Indonesia dan dunia beberapa waktu terakhir.

Tantangan ketersediaan kendaraan pun salah satunya dipengaruhi oleh langkanya komponen penting kendaraan seperti chip semikonduktor, hingga perlambatan ekonomi dunia akibat krisis geopolitik global.

Baca Juga: Dari CES 2023: Verge Motorcycles Pamerkan Motor Listrik TS Ultra untuk Pasar Amerika

"Hal ini akan mengganggu produksi mobil-mobil berteknologi interface baru dan juga semua kendaraan listrik yang menggunakan microchip tiga kali lebih banyak dari rata-rata kendaraan bermotor bakar (atau ICE alias Internal Combustion Engine)," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI