Musim Hujan Tiba, Ini Antisipasi Aquaplaning-Hydroplaning

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 13 Januari 2024 | 23:48 WIB
Musim Hujan Tiba, Ini Antisipasi Aquaplaning-Hydroplaning
Ilustrasi hujan [suara.com/eliza gusmeri]

Suara.com - Musim hujan tengah berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, para pengemudi mobil hendaknya paham bila kendaraan yang dikemudikannya mengalami gejala aquaplaning atau hydroplaning. Yaitu kondisi ban kendaraan kehilangan traksi di jalan yang basah sehingga tidak dapat merespons perintah pengemudi.

Dikutip dari kantor berita Antara, pengamat otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu membagikan penjelasan teknis tentang cara mengatasi kondisi ini.

"Hydroplaning biasanya terjadi di jalan yang tergenang air, sehingga ban kendaraan kehilangan traksi dengan permukaan jalan karena lapisan air yang terbentuk di atas permukaan jalan. Kondisi ini dapat terjadi pada permukaan jalan yang basah atau becek, terutama pada kecepatan tinggi," jelasnya.

Kondisi hydroplaning berpotensi membahayakan pengendara dan muncul karena beberapa faktor, antara lain semakin tinggi kecepatan kendaraan yang menjadikan semakin besar pula kemungkinan terjadinya aquaplaning.

Ilustrasi ban mobil. (Shutterstock)
Ilustrasi ban mobil yang berpotensi ken gejala aquaplaning atau hydroplaning (Shutterstock)

"Kecepatan yang tinggi membuat alur kembang pada ban semakin kesulitan untuk mengusir air dengan efektif. Ban yang sudah aus atau tidak memiliki alur yang cukup dalam memiliki daya cengkeram yang lebih rendah, sehingga lebih rentan terhadap aquaplaning," jelas Yannes Martinus Pasaribu.

Disebutkannya pula bahwa jalan yang basah dan tergenang air terutama cukup dalam, lebih mudah meningkatkan risiko aquaplaning. Selain itu, ban yang tidak diisi dengan tekanan angin yang tepat, juga berisiko mengalami aquaplaning.

Berikut adalah tips menghindari aquaplaning:

  • Pertama, hindari mengemudi dengan kecepatan tinggi saat jalan basah atau becek karena kecepatan yang ideal untuk berkendara saat jalan basah adalah sekitar 50 km per jam.
  • Kedua, pemilik kendaraan harus memperhatikan kondisi ban dengan memastikan ban kendaraan memiliki daya cengkeram yang baik dan tidak aus.
  • "Ganti ban yang sudah aus. Kemudian, tambahkan tekanan angin pada ban kendaraan. Tekanan angin yang terlalu rendah dapat meningkatkan risiko aquaplaning. Pastikan ban selalu diisi dengan tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan," jelas Yanner Martinus Pasaribu.
  • Ketiga, menghindari mengemudi di jalur yang melewati genangan air di jalan. Jika pengemudi terpaksa mengemudi di jalur yang tergenang air, maka segera kurangi kecepatan kendaraan dan hindari pengereman mendadak.

Tips mengantisipasi aquaplaning:

  • Pertama, tetap tenang dan jangan panik. Panik dapat membuat pengendara melakukan kesalahan yang dapat memperburuk situasi. Kemudian, jangan mengerem secara mendadak atau berbelok tiba-tiba, lepaskan pedal gas dan biarkan kendaraan melaju dengan sendirinya.
  • Tidak melakukan pengereman mendadak karena dapat membuat kendaraan tergelincir. Solusi lain ketika pengendara mengalami aquaplaning adalah mengarahkan kendaraan ke arah yang aman.
  • "Jika memungkinkan, arahkan kendaraan ke pinggir jalan," pungkas Yannes Martinus Pasaribu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Turun di Sebagian Wilayah, Ini Doa saat Musim Hujan

Mulai Turun di Sebagian Wilayah, Ini Doa saat Musim Hujan

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:14 WIB

7 Komponen Mobil yang Krusial Diperiksa selama Musim Hujan demi Keamanan

7 Komponen Mobil yang Krusial Diperiksa selama Musim Hujan demi Keamanan

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 11:12 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Musim Hujan, Tangguh dan Aman

5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Musim Hujan, Tangguh dan Aman

Otomotif | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:43 WIB

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Simak Prakiraan Cuaca BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Simak Prakiraan Cuaca BMKG

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 06:27 WIB

Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?

Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?

Otomotif | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:15 WIB

Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan

Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:54 WIB

Komponen Kaki-kaki Lepas L8 Patah saat Test Drive, Pakar: Investigasi dan Umumkan ke Publik!

Komponen Kaki-kaki Lepas L8 Patah saat Test Drive, Pakar: Investigasi dan Umumkan ke Publik!

Otomotif | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:48 WIB

Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control

Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control

Otomotif | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:04 WIB

Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan

Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 21:25 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:05 WIB

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 21:00 WIB

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:39 WIB

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 20:37 WIB

×