Terciduk Garuk Kepala saat Menyetir, Pemobil Kena Denda Rp 6,4 Juta, Kok Bisa?

Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 20 Februari 2024 | 11:26 WIB
Terciduk Garuk Kepala saat Menyetir, Pemobil Kena Denda Rp 6,4 Juta, Kok Bisa?
Ilustrasi mengemudi.(Freepik/freepik)

Suara.com - Pemobil harus kena apes saat menyetir di jalan gegara terciduk menggaruk kepala di jalan. Ia kena denda hampoir Rp 6,4 juta.

Dilansir dari Oddity Central, seorang pemobil bernama Tim Hansen memprotes dengan denda yang diperolehnya ketika menyetir di jalan.

Kisah berawal saat dirinya sedang menyetir. Lalu gelagatnya saat menggaruk kepala justru membuat kamera AI tilang elektronik curiga.

Kamera AI tersebut justru mengira kalau Hansen diduga melakukan pelanggaran saat menyetir yakni menggunakan ponsel.

Namun Hansen merasa tak melakukan hal tersebut sehingga ia memprotesnya. Sebagai seorang ahli di bidang IT, ia pun mengumpulkan bukti ke Badan Pengumpulan Yudisial Pusat Belanda bahwa dirinya tidak melakukan aktivitas telepon ketika menyetir.

Ia hanya menggaruk kepala yang terasa gatal. Namun sistem kamera AI menangkap Hansen seperti sedang menelpon saat mengemudikan mobilnya.

Hansen menggaruk kepala saat mengemudi malah kena denda (Oddity Central)
Hansen menggaruk kepala saat mengemudi malah kena denda (Oddity Central)

Hal ini terjadi karena dataset pelatihan Monocam mungkin berisi banyak contoh orang yang menelepon dengan ponsel di tangan mereka di samping telinga.

"Jika sebuah model harus memprediksi apakah sesuatu itu 'ya' atau 'tidak', tentu saja bisa terjadi bahwa model tersebut salah. Dalam kasus saya, model tersebut menunjukkan bahwa saya sedang memegang telepon, padahal tidak. Sebuah model yang sempurna hanya memprediksi positif benar dan negatif benar, tetapi prediksi yang 100 persen benar jarang terjadi," kata Hansen.

Ia lalu memberikan masukan kepada kepolisian setempat agar teknologi kamera AI tersebut harus diupgrade algoritmanya guna membuat lebih teliti dalam menindak pemobil.

baca juga

Klaim Hansen ini tengah dikaji, tetapi dia harus menunggu hingga 26 minggu ke depan untuk putusan resmi. Kasusnya menjadi viral di Belanda dan negara-negara tetangga seperti Belgia lantaran beberapa lembaga meminta pemasangan kamera yang mampu mendeteksi penggunaan ponsel saat mengemudi.

Kisan Hansen membuktikan bahwa kamera-kamera tersebut jauh dari 100 persen sempurna. Penting juga untuk pemobil agar selalu berhati-hati saat mengemudi dan mengikuti peraturan lalu lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Ngebul saat Berkendara Motor, Siap-siap Keluar Duit 750 Ribu

Nekat Ngebul saat Berkendara Motor, Siap-siap Keluar Duit 750 Ribu

Otomotif | Senin, 19 Februari 2024 | 13:22 WIB

Kepala BPPD Sidoarjo Diperiksa KPK untuk Bupati Muhdlor Ali soal Aliran Uang

Kepala BPPD Sidoarjo Diperiksa KPK untuk Bupati Muhdlor Ali soal Aliran Uang

News | Senin, 19 Februari 2024 | 12:43 WIB

Netizen Sebut Anies Takkan Merapat ke Presiden Terpilih, Arie Kriting: Kalau Jadi Kepala BRIN Ikhlas Gak?

Netizen Sebut Anies Takkan Merapat ke Presiden Terpilih, Arie Kriting: Kalau Jadi Kepala BRIN Ikhlas Gak?

Kotak Suara | Kamis, 15 Februari 2024 | 13:45 WIB

Terkini

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 12:37 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:32 WIB

×