Potret Motor Konsep Kawasaki Berbahan Bakar Hidrogen, Desainnya Gambot Abis

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 23 Juli 2024 | 11:07 WIB
Potret Motor Konsep Kawasaki Berbahan Bakar Hidrogen, Desainnya Gambot Abis
Motor konsep Kawasaki berbahan bakar hidrogen (Kawasaki Global)

Suara.com - Di ajang Suzuka 8 Hours 2023, Kawasaki meluncurkan motor konsep hidrogen yang ditunggu-tunggu. Motor ini menarik perhatian karena menggabungkan teknologi inovatif dengan desain futuristik.

Sebelumnya, Kawasaki hanya memperlihatkan versi render, sehingga cara kerjanya masih menjadi misteri. Namun, dalam event ini, terungkaplah rahasia di balik motor hidrogen Kawasaki.

Berbeda dengan motor listrik yang menggunakan baterai, motor hidrogen Kawasaki menggunakan sistem pembakaran internal seperti mesin bensin. Hidrogen dicampur dengan udara dan dibakar, menghasilkan tenaga yang menggerakkan roda.

"Cara kerjanya mirip mesin bensin, tapi emisinya jauh lebih ramah lingkungan," jelas Satoaki Ichi, Project Leader motor hidrogen Kawasaki dilansir dari Kawasaki Global.

Kelebihan utama motor hidrogen Kawasaki adalah emisinya yang minimal. Hasil pembakaran hidrogen adalah air, bukan asap seperti mesin bensin. Hal ini memungkinkan motor hidrogen beroperasi di area bebas emisi.

Motor konsep Kawasaki berbahan bakar hidrogen (Kawasaki Global)
Motor konsep Kawasaki berbahan bakar hidrogen (Kawasaki Global)

Kawasaki memilih basis mesin Kawasaki H2 SX untuk prototipe motor hidrogen ini. Alasannya, Kawasaki ingin proses pengembangan prototipe lebih mudah dan cepat.

Mesin H2 SX masih dipertahankan, termasuk piston, klep, dan supercharger. Perbedaannya terletak pada injektor yang disesuaikan dengan sifat hidrogen yang berbeda dengan bensin.

"Hidrogen lebih cepat terbakar daripada bensin, sehingga mesin dapat merespon pembakaran dengan lebih cepat," ujar Ichi-san.

Meskipun menawarkan banyak keuntungan, motor hidrogen Kawasaki masih memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah tangki hidrogen yang besar dan pengisiannya yang masih terbatas di stasiun internal Kawasaki.

baca juga

Namun, Kawasaki bersama pabrikan lain seperti Yamaha, Honda, dan Suzuki terus bersemangat dalam mengembangkan teknologi motor hidrogen.

"Ini masih tes awal. Nantikan update lain tentang riset motor ramah lingkungan dari kami," tutup Ichi-san.

Motor hidrogen Kawasaki menghadirkan alternatif baru untuk kendaraan ramah lingkungan. Dengan menggabungkan teknologi inovatif dan desain futuristik, Kawasaki menunjukkan komitmennya dalam menciptakan masa depan mobilitas yang lebih hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Datangi Hydrogen Refuelling Station Milik PLN Indonesia Power

Australia Datangi Hydrogen Refuelling Station Milik PLN Indonesia Power

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2024 | 09:35 WIB

Demi Dukung Tim Voli Lavani, AHY Rela Pepanasan Naik Motor Ganteng yang Harganya Tak Disangka-sangka

Demi Dukung Tim Voli Lavani, AHY Rela Pepanasan Naik Motor Ganteng yang Harganya Tak Disangka-sangka

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 09:21 WIB

Cara Bayar Pajak Motor Online Bisa Dilakukan dengan Mudah

Cara Bayar Pajak Motor Online Bisa Dilakukan dengan Mudah

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 09:04 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×