Kampas Rem Baru Justru Tidak Pakem, Mungkin Ini Faktor Penyebabnya...

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 31 Maret 2025 | 17:55 WIB
Kampas Rem Baru Justru Tidak Pakem, Mungkin Ini Faktor Penyebabnya...
Ilustrasi kampas rem motor (Dok. Astra Motor Yogyakarta)

Sistem rem, seperti kaliper, master rem, atau saluran minyak rem, mungkin bermasalah. Jika tekanan atau distribusi fluida rem tidak optimal, kampas baru tetap tidak akan bekerja dengan baik.

Cara Mengatasi

- Lakukan proses bedding-in dengan pengereman ringan hingga sedang beberapa kali untuk membuat permukaan kampas rem dan cakram atau tromol menyatu.

- Periksa cakram atau tromol, dan lakukan skir atau ganti jika diperlukan.

- Pastikan kampas rem yang digunakan berkualitas baik dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

- Pastikan pemasangan kampas rem dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman.

- Bersihkan kampas dan cakram rem dengan cairan pembersih khusus sebelum digunakan.

Periksa seluruh sistem rem untuk memastikan tidak ada masalah tambahan.

Jika masalah pada kampas rem masih belum teratasi, sebaiknya bawa motor ke bengkel resmi agar seluruh fitur dan komponen sepeda motor, termasuk ban, tetap bisa bekerja secara optimal.

baca juga

Jenis Kampas Rem

Kampas Rem Organik

Kampas rem jenis ini memang dibuat dengan material organik sebagai bahan baku utamanya seperti serbuk kayu, karbon, asbes dan bahan lunak organik lainnya. Keunggulan jenis ini, tidak menimbulkan suara berisik alias senyap. Sifatnya yang lunak juga menjadi kelebihannya, sehingga tidak merusak rotor disc atau disc brake. Tentu saja jenis ini juga memiliki kekurangan. Karena sifatnya yang lunak, kampas rem ini lebih cepat habis dibandingkan jenis lain. Suhu panas yang tinggi juga membuat kampas rem ini kehilangan daya cengkram. Kampas rem organik adalah jenis yang paling banyak diaplikasikan sebagai suku cadang standar pabrik.

Kampas Rem Semi Organik

Dari Namanya, jenis ini memiliki bahan baku utama perpaduan antara organik dan metal seperti serbuk besi atau serbuk tembaga. Karena memiliki kandungan metal, kampas rem jenis ini memiliki performa yang lebih baik pada suhu tinggi ketimbang jenis organik. Pun begitu tetap memiliki kekurangan, serbuk bekas pengereman yang banyak dapat merusak disc brake bilang tidak dibersihkan secara berkala. Selain itu, untuk di tempat yang bersuhu dingin kampas rem ini terasa kurang bagus performanya.

Kampas Rem Full Metal

Kampas rem jenis ini dibuat dari perpaduan jenis serbuk metal. Tentu saja lebih baik lagi performanya saat bekerja di suhu tinggi, bahkan sampai ke taraf ekstrem. Tentu ada kekurangan dari kampas rem jenis ini. Harga yang lebih tinggi ketimbang dua jenis di atas adalah salah satunya. Karena sifatnya yang keras, jenis ini berpotensi merusak cakram kendaraan. Bila ingin mengaplikasi jenis ini disarankan untuk mengganti disc brake dengan yang berbahan keras.

Kampas Rem Keramik

Kampas rem jenis ini menggunakan perpaduan bahan keramik seperti karbon dan silicon sebagai bahan bakunya. Soal performa, tentu saja lebih baik ketimbang yang lain. Namun kampas rem jenis ini harus ditebus dengan harga yang sangat mahal. Tak perlu diragukan lagi performanya di suhu yang tinggi. Kampas rem jenis ini banyak ditemukan di mobil balap atau mobil kelas sultan. Masih ditambah ampas sisa pengereman yang minim membuatnya cocok untuk mobil atau motor dengan performa tinggi karena tidak merusak cakram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Honda PCX 160 ABS dan Honda PCX 160 CBS, Selain Harga...

Perbedaan Honda PCX 160 ABS dan Honda PCX 160 CBS, Selain Harga...

Otomotif | Senin, 31 Maret 2025 | 12:44 WIB

Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan

Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan

Otomotif | Senin, 31 Maret 2025 | 07:10 WIB

Spesifikasi Yadea Velax: Molis Murah Berdesain Mirip Vario, Harga Setara BeAT

Spesifikasi Yadea Velax: Molis Murah Berdesain Mirip Vario, Harga Setara BeAT

Otomotif | Minggu, 30 Maret 2025 | 20:22 WIB

Terkini

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

×