Pakai Mobil Matic? Jangan Nyalakan Mesin Sebelum Lakukan Ini

Rabu, 30 April 2025 | 19:57 WIB
Pakai Mobil Matic? Jangan Nyalakan Mesin Sebelum Lakukan Ini
Ilustrasi tuas transmisi mobil matic. (Pexels/Garvin St. Villier)

Suara.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi otomotif, mobil bertransmisi otomatis atau mobil matic semakin menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia. Kemudahan dalam pengoperasian, terutama saat menghadapi kemacetan perkotaan yang padat, menjadi alasan utama mengapa mobil matic begitu digemari—khususnya oleh pengemudi pemula. Namun, di balik kenyamanannya, ada satu prosedur penting yang sering kali diabaikan: menginjak pedal rem sebelum menyalakan mesin.

Sekilas terdengar sepele, tapi langkah ini justru merupakan salah satu elemen krusial dalam menjaga keselamatan saat berkendara dengan mobil matic.

Berbeda dari mobil manual yang bisa dinyalakan dengan mudah selama tuas transmisi berada di posisi netral, mobil matic punya sistem kerja yang cukup unik.

Meski dalam keadaan mati, sistem transmisinya tetap terhubung secara mekanis dengan mesin. Ini berarti, jika mesin dinyalakan tanpa menginjak rem, ada potensi mobil bergerak secara tiba-tiba—risiko kecil yang bisa berubah jadi bencana, apalagi di ruang sempit atau saat parkir.

Dilansir dari Toyota Astra,  penggunaan pedal rem saat start bukan hanya soal prosedur standar, melainkan komitmen terhadap keselamatan.

Meskipun gerakan mobil yang tak terkendali mungkin terlihat lambat, tetap saja bisa mengejutkan, bahkan membahayakan, terutama bagi mereka yang belum sepenuhnya terbiasa dengan karakteristik mobil matic.

Lalu, bagaimana prosedur ideal saat hendak menyalakan mobil matic?

Pertama-tama, pastikan tuas transmisi berada di posisi P (Park) atau N (Neutral). Posisi P adalah yang paling aman karena mengunci transmisi dan mencegah pergerakan kendaraan, sedangkan posisi N memutus hubungan antara mesin dan roda.

Selanjutnya, berikan jeda beberapa detik setelah memutar kunci ke posisi “ON”.

Baca Juga: Kode Persneling Mobil Matic Honda Brio: Apa Guna Gear S dan Gear L?

Langkah ini penting agar sistem kelistrikan mobil—seperti indikator dashboard dan komputer mesin—dapat aktif sepenuhnya.

Mobil-mobil keluaran terbaru bahkan memberikan sinyal bunyi yang menandakan bahwa sistem sudah siap digunakan.

Baru setelah itu, injak pedal rem dan nyalakan mesin.

Penggunaan rem ini tak hanya berlaku saat menyalakan mobil, tapi juga ketika ingin memindahkan tuas transmisi dari posisi P atau N ke posisi D (Drive), R (Reverse), atau L (Low).

Interior Mercedes-Benz GLE 450 4MATIC Coupe [Mercedes-Benz Indonesia via ANTARA].
Interior Mercedes-Benz GLE 450 4MATIC Coupe [Mercedes-Benz Indonesia via ANTARA].

Langkah ini berguna untuk menghindari hentakan mendadak dan mengurangi risiko kerusakan pada transmisi.

Untuk para pengemudi baru, memahami arti dari kode-kode transmisi juga sangat penting. Umumnya, mobil matic memiliki lima mode utama:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI