Hal yang Harus Diketahui saat Oli Motor Berubah Warna Jadi Hitam Pekat

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 21 Mei 2025 | 18:09 WIB
Hal yang Harus Diketahui saat Oli Motor Berubah Warna Jadi Hitam Pekat
Ilustrasi oli kendaraan. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika sedang servis motor, timbul rasa khawatir pemilik melihat oli motor yang keluar dari kendaraannya berwarna hitam pekat.

Namun pertanyaan yang kerap timbul, apakah kondisi ini wajar bila oli motor berubah menjadi berwarna hitam pekat.

Sebanarnya warna hitam pekat pada oli yang sudah dipakai di motor menandakan oli bekerja dengan baik melindungi mesin motor.

Dengan catatan, motor sudah berjalan sewajarnya masa penggantian oli, antara 2.000-3.000 Km. Berikut faktor yang membuat warna oli menjadi hitam pekat, seperti dikutip dari laman Deltalube, Rabu (21 Mei 2025).

Aditif deterjen

Banyak produk oli yang disematkan aditif deterjen sebagai nilai jualnya. Aditif ini sangat efektif dalam menangkap kotoran dan partikel. Saat kotoran dan partikel tersebut bercampur dengan kotoran, maka oli akan berubah warna menjadi hitam pekat.

Fungsi pembersih mesin

Selain berfungsi sebagai pelumas mesin motor, oli juga punya kelebihan sebagai pembersih kotoran di dalam mesin. Bukan sembarang kotoran, oli bisa membersihkan karbon hasil pembakaran BBM, sisa gas buang dan berbagai residu di dalam mesin. Dengan begitu kinerja mesin akan selalu optimal.

Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]
Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Foto: Istimewa]

Ketika kotoran sudah bercampur dengan oli, maka warna oli akan berubah menjadi hitam pekat. Sehingga kondisi ini boleh dianggap wajar.

baca juga

Panas mesin

Seperti yang kita ketahui, oli mesin bekerja pada suhu yang tinggi. Oli yang terpapar suhu tinggi akan menyebabkan oksidasi atau reaksi kimia antara oli dan udara. Proses oksidasi ini yang menjadi salah satu penyebab oli berganti warna menjadi gelap. Terlebih pada mesin yang bekerja dalam waktu lama. Tentu saja, semakin lama oli digunakan akan membuat warna oli menjadi hitam pekat.

Terpapar partikel

Komponen internal mesin yang bergesekan bisa menghasilkan partikel logam yang sangat kecil. Seiring berjalannya waktu, partikel kecil ini akan terakumulasi dan menyebabkan warna oli berubah menjadi hitam. Hal ini sangat normal dan menunjukkan oli bekerja dengan baik dalam melindungi komponen mesin.

Produk Baru Deltalube

PT TRKM Group selaku produsen oli merek Deltalube resmi meluncurkan sejumlah produk baru untuk sektor otomotif yaitu Deltalube Hi-Temp CVT Grease NLGI 2 dan Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 4 50 ML.

“Rangkaian produk tersebut menjadi jawaban kami atas permintaan konsumen di pasar. Seperti CVT grease dan cairan rem dengan kemasan kecil yang sangat dibutuhkan konsumen sepeda motor matic yang saat ini jumlahnya makin meningkat,” ujar Resa Azhara selaku Manager Marketing PT TRKM Group, di Jakarta.

Varian Produk Baru Deltalube yang Menyasar Sektor Otomotif dan Sektor Industri. (Foto: Deltalube)
Varian Produk Baru Deltalube yang Menyasar Sektor Otomotif dan Sektor Industri. (Foto: Deltalube)

Deltalube Hi-Temp CVT Grease NLGI 2

Deltalube Hi-Temp CVT Grease NLGI 2 adalah produk grease khusus untuk aplikasi di CVT sepeda
motor matic, seperti ball bearing dan roller bearing secondary fixed sheave, bearing CVT cover, dan
variator. Deltalube Hi-Temp CVT Grease NLGI 2 memiliki titik leleh mencapai 224 °C, sehingga tidak
mudah mencair dan memastikan komponen pada CVT selalu mendapatkan pelumasan terbaik.

Deltalube Hi-Temp CVT Grease NLGI 2 menggunakan aditif Extreme Pressure untuk perlindungan superior terhadap keausan dan tekanan tinggi. Produk ini dikemas dalam kemasan cup 10 gram yang praktis, dan cocok untuk semua jenis CVT motor matic.

Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 4 50 ML

Deltalube juga melengkapi varian cairan rem, dengan meluncurkan tipe khusus sepeda motor. Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 4 50 ML dikemas dalam kemasan lebih kecil, yang cocok untuk aplikasi sepeda motor.

Varian Produk Baru Deltalube yang Menyasar Sektor Otomotif dan Sektor Industri. (Foto: Deltalube)
Varian Produk Baru Deltalube yang Menyasar Sektor Otomotif dan Sektor Industri. (Foto: Deltalube)

Cairan rem ini memiliki spesifikasi DOT 4 dengan titik didih mencapai 250°C (wet equilibrium reflux). Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 4 50 ML mampu melindungi dari karat, korosi, dan deposit kristal pada sistem pengereman.

Deltalube 797 Super Brake Fluid DOT 4 50 ML juga sangat aman untuk komponen karet seperti seal dan o-ring, serta cocok untuk rem tipe ABS.

Selain sektor otomotif, Deltalube juga menghadirkan sejumlah varian baru grease dan oli kompresor
untuk sektor industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Ganti Oli Mesin saat Motor Panas? Ini Fakta dan Risikonya yang Harus Anda Ketahui

Bolehkah Ganti Oli Mesin saat Motor Panas? Ini Fakta dan Risikonya yang Harus Anda Ketahui

Otomotif | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:05 WIB

Penjualan Yamalube Turbo Matic Moncer, Ternyata Sudah Lama Ditunggu Pengguna MAXi

Penjualan Yamalube Turbo Matic Moncer, Ternyata Sudah Lama Ditunggu Pengguna MAXi

Otomotif | Senin, 19 Mei 2025 | 16:38 WIB

Overdosis Oli Mesin? Efeknya Ngeri Banget

Overdosis Oli Mesin? Efeknya Ngeri Banget

Otomotif | Minggu, 11 Mei 2025 | 21:54 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×