Ketika Motor Urban Menolak Jadi Kaum Rebahan, Pesona Honda ICON e: Tampil Garang dari Biasanya

Ruth Meliana, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 01 Juni 2025 | 09:02 WIB
Ketika Motor Urban Menolak Jadi Kaum Rebahan, Pesona Honda ICON e: Tampil Garang dari Biasanya
Honda ICON e: melawan takdir, dari motor urban menjadi bisa hidup di dua alam (Suara.com/Gagah Radhitya)

Suara.com - Siapa bilang motor listrik cuma bisa dipakai di jalan mulus kota? Honda ICON e: yang awalnya diciptakan sebagai kendaraan listrik compact untuk mobilitas jarak dekat alias motor urban kini membuktikan diri bisa 'hidup di dua alam'. Di tangan Malik Abdul Aziz, builder berbakat dari Pekanbaru dalam Honda Dream Ride Project (HDRP), motor listrik ini berhasil berevolusi dengan dramatis.

"Motor ini (Honda ICON e:) dimodifikasi untuk pemakaian harian dan bisa dipakai 'dua alam' yakni di aspal tapi juga di jalanan tanah," ungkap Aziz, kepada Suara.com.

Sebuah konsep yang berani mengingat platform dasar ICON e: yang dirancang murni untuk mobilitas urban.

Kaki-Kaki Kekar, Jiwa Adventure yang Terpancar

Ubahan paling mencolok dari motor listrik yang diberi nama 'Capung' oleh modifikator asal Pekanbaru ini jelas terlihat di area kaki-kaki. Ban dengan kembangan kasar ala dual purpose langsung memberi kesan tangguh pada motor yang sebelumnya terkesan sederhana.

"Ubahan yang paling terlihat itu di area kaki-kaki, dengan penggunaan ban dual purpose," jelas Aziz.

Velg monoblok berwarna hitam di bagian depan semakin menebalkan kesan maskulin, senada dengan velg belakang yang juga hitam solid.

Swing arm teralis kustom buatan Aziz menjadi nilai plus yang tidak hanya menambah estetika tapi juga fungsionalitas.

Metamorfosis Total dari Urban ke Adventure

baca juga
Honda ICON e: melawan takdir, dari motor urban menjadi bisa hidup di dua alam (Suara.com/Gagah Radhitya)
Honda ICON e: melawan takdir, dari motor urban menjadi bisa hidup di dua alam (Suara.com/Gagah Radhitya)

Tak berhenti di kaki-kaki, area bodi Honda ICON e: pun mengalami transformasi signifikan. Bodykit depan yang menyerupai paruh bebek khas motor enduro memberikan identitas baru yang jauh berbeda dengan tampilan aslinya.

Area setang juga diperkuat dengan windshield custom dan spion bar end yang tidak hanya menambah faktor keamanan tetapi juga estetika petualang. Beberapa sentuhan alumunium di area foot step dan pijakan kaki semakin menegaskan karakternya sebagai motor yang siap 'turun gunung'.

Menariknya, Aziz tetap mempertahankan jok asli untuk mempertahankan kenyamanan berkendara harian. Namun, bagian buritan mendapat perlakuan khusus dengan penggantian behel dan sepatbor asli dengan braket custom dari pipa tubular yang tidak hanya membuat tampilan lebih macho tapi juga meningkatkan kapasitas pembawaan barang.

Warna Bold untuk Motor yang Berani

Capung, motor karya dari Malik Abdul Aziz dengan memodifikasi Honda ICON e: jadi tampilan street (Suara.com/Gagah Radhitya)
Capung, motor karya dari Malik Abdul Aziz dengan memodifikasi Honda ICON e: jadi tampilan street (Suara.com/Gagah Radhitya)

Untuk finishing, kombinasi warna hijau dan oranye terang dipilih sebagai identitas visual yang menegaskan keberanian konsep modifikasi ini. Warna-warna mencolok ini membuat Capung tidak hanya berbeda secara fungsional tapi juga berani tampil beda.

Berproses dengan Profesional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Motor Bekas 150cc Harga Mulai Rp7 Jutaan: Ngebutnya Bikin NMAX dan PCX Ketinggalan

5 Motor Bekas 150cc Harga Mulai Rp7 Jutaan: Ngebutnya Bikin NMAX dan PCX Ketinggalan

Otomotif | Sabtu, 31 Mei 2025 | 20:39 WIB

6 Rekomendasi Motor untuk Perempuan Bertubuh Pendek: Bodi Mini, Spek Gahar

6 Rekomendasi Motor untuk Perempuan Bertubuh Pendek: Bodi Mini, Spek Gahar

Lifestyle | Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:47 WIB

Gaya Retro-Futuristik, Motor Listrik Anyar Honda E-VO Punya Performa Sekencang Forza

Gaya Retro-Futuristik, Motor Listrik Anyar Honda E-VO Punya Performa Sekencang Forza

Otomotif | Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:33 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×