Logika Terbalik 'Sultan Otomotif': Mending Bayar Denda Tilang daripada Pajak Mobil Mewah, Kok Bisa?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:12 WIB
Logika Terbalik 'Sultan Otomotif': Mending Bayar Denda Tilang daripada Pajak Mobil Mewah, Kok Bisa?
Ilustrasi penilangan pelanggar lalu lintas (Astra Daihatsu)

Suara.com - Ada sebuah fenomena ganjil di kalangan pemilik mobil mewah Malaysia. Mereka sengaja membiarkan pajak kendaraannya mati dan lebih memilih membayar denda tilang. Apa alasannya?

Seorang pengacara senior di Malaysia, Muhammad Hasif Hasan seperti dilansir dari Berita Harian, mengungkap fenomena ini.

Beberapa pemilik kendaraan mewah di sana diduga sengaja tidak memperpanjang pajak jalan (road tax) dan asuransi.

Alasannya sederhana: denda tilang dianggap jauh lebih murah.

"Ketika saya bertemu dengan orang yang telah menjadi 'orang kena tilang' (OKS), saya bertanya mengapa mereka datang ke pengadilan, dan jawabannya adalah membayar denda pajak jalan dan asuransi," kata Muhammad Hasif dikutip media lokal Malaysia, Berita Harian.

Peluncuran New Bentley Continental GT di Jakarta, Kamis (22/2/2018). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]
Peluncuran New Bentley Continental GT di Jakarta, Kamis (22/2/2018). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Hasif membagikan cerita dari salah satu pemilik Bentley Continental yang ia temui.

Menurut pemilik mobil tersebut, hitung-hitungannya jauh lebih menguntungkan jika hanya membayar denda.

  • Denda Tilang Maksimal: 300 ringgit (sekitar Rp 1,1 jutaan).
  • Pajak Jalan (Road Tax) Tahunan: Lebih dari 5.000 ringgit (sekitar Rp 19 jutaan).
  • Asuransi Wajib Tahunan: Lebih dari 10.000 ringgit (sekitar Rp 38 jutaan).

Pemilik mobil mewah itu beralasan, kendaraannya tidak dipakai harian, melainkan hanya untuk kebutuhan promosi produk.

"Orang tersebut menjelaskan bahwa lebih baik membayar denda 300 ringgit, karena lebih murah dan lebih bermanfaat dibandingkan membayar lebih dari 5.000 ringgit (Rp 19 jutaaan) untuk pajak jalan dan lebih dari 10.000 ringgit (Rp 38 jutaan) untuk asuransi mobil Continental-nya," papar Hasif seperti diberitakan New Straits Times.

baca juga

Menurutnya, untuk mengurus pajak jalan, ia wajib memiliki asuransi terlebih dahulu, yang biayanya sangat tinggi.

"Jika ia terus mengemudi tanpa pajak jalan dan asuransi lalu didenda, denda maksimal hanya 300 ringgit. Itu lebih bermanfaat," tambah Muhammad Hasif.

Namun, Hasif menegaskan bahwa tindakan ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa.

Ini adalah bom waktu yang membahayakan nyawa pengguna jalan lain.

Jika mobil tanpa asuransi itu menyebabkan kecelakaan, korban atau keluarganya tidak bisa mengajukan klaim apa pun.

"Pada akhirnya, mereka harus menanggung sendiri semua biaya pengadilan dan pengobatan," katanya.

Keluarga korban bisa menghadapi proses hukum yang rumit dan sangat mahal.

  • Biaya Jasa Hukum: 10.000 ringgit (Rp 38 jutaan) hingga 40.000 ringgit (Rp 153 jutaan).
  • Biaya Medis dan Perawatan.
  • Biaya Pengadilan Lainnya.

Risiko terburuknya adalah keadilan yang sulit didapat oleh pihak korban.

"Bahkan, meskipun mereka memenangkan kasusnya, tidak ada jaminan mereka akan menerima uang kompensasi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Jahit di Pekalongan Syok Ditagih Pajak Rp2,8 Miliar, Padahal Rumah Saja Tak Punya

Tukang Jahit di Pekalongan Syok Ditagih Pajak Rp2,8 Miliar, Padahal Rumah Saja Tak Punya

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 14:10 WIB

Kemarin Ngotot Naikkan PBB 250 Persen, Kini Viral Video Bupati Pati Sudewo Nyawer Biduan

Kemarin Ngotot Naikkan PBB 250 Persen, Kini Viral Video Bupati Pati Sudewo Nyawer Biduan

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:21 WIB

Batalkan Kenaikan Pajak 250 Persen, Bupati Pati Sudewo Janji Kembalikan Uang Warga yang Sudah Bayar

Batalkan Kenaikan Pajak 250 Persen, Bupati Pati Sudewo Janji Kembalikan Uang Warga yang Sudah Bayar

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

Gedung Perusahaan Minyak Raksasa Milik Arab Saudi Dihantam Serpihan Rudal

Gedung Perusahaan Minyak Raksasa Milik Arab Saudi Dihantam Serpihan Rudal

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:10 WIB

Subsidi Upah Rp900.000 Cair Sekaligus, Cek Rekening Sekarang!

Subsidi Upah Rp900.000 Cair Sekaligus, Cek Rekening Sekarang!

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:04 WIB

×