Banyak yang Rindu, Mitsubishi Lancer Evo akan Bangkit dari Kubur?

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 11 November 2025 | 14:54 WIB
Banyak yang Rindu, Mitsubishi Lancer Evo akan Bangkit dari Kubur?
Mitsubishi Lancer Evolution V. (Drive Place)
Baca 10 detik
  • Insinyur senior Mitsubishi, Kaoru Sawase, secara terbuka menyatakan keinginannya menghidupkan kembali Lancer Evolution yang berhenti produksi sejak 2016.
  • Sawase meyakini bahwa teknologi elektrifikasi menawarkan peningkatan performa signifikan, terutama pada sistem distribusi torsi canggih AWD.
  • Model Outlander PHEV disebut sebagai kandidat basis realistis untuk kelahiran kembali Lancer Evolution generasi baru di masa depan.

Suara.com - Sudah hampir satu dekade sejak Mitsubishi Lancer Evolution resmi pamit dari jajaran produk Mitsubishi. Namun, nama besar Evo ternyata belum benar-benar terkubur. Di balik layar, masih ada sosok penting yang ingin menghidupkan kembali legenda reli ini.

Kaoru Sawase, insinyur senior Mitsubishi yang dijuluki "godfather" sistem AWD, terang-terangan menyebut bahwa ia punya mimpi pribadi untuk melihat Evo kembali.

Pernyataan ini muncul di ajang Japan Mobility Show, dan langsung memicu spekulasi: apakah Mitsubishi benar-benar sedang menyiapkan kebangkitan Evo?

Lancer Evolution lahir dari kebutuhan Mitsubishi untuk bersaing di ajang World Rally Championship (WRC). Dari sedan biasa, Lancer disulap jadi monster jalanan dengan tenaga buas, sistem AWD canggih, dan teknologi Active Yaw Control yang pertama di dunia.

Rival utamanya, Subaru WRX, masih bertahan hingga kini, sementara Evo berhenti diproduksi pada 2016.

Meski nama Lancer sendiri sudah hilang dari pasar Amerika sejak 2017, warisan Evo tetap hidup di benak para penggemar. Sawase, yang ikut merancang sistem AWD legendaris itu, percaya bahwa teknologi modern, terutama elektrifikasi, bisa membuat Evo lebih baik dari sebelumnya.

Era Baru: Elektrifikasi Jadi Kunci

Menurut Carbuzz, Sawase menegaskan bahwa arah masa depan otomotif tak bisa lepas dari elektrifikasi. Menurutnya, motor listrik justru memberi peluang lebih besar untuk meningkatkan performa sistem AWD.

Jika dulu distribusi torsi dilakukan secara mekanis, kini dengan motor ganda, insinyur bisa mengatur distribusi tenaga lebih presisi.

Baca Juga: 5 Mobil Bekas 7 Seater Paling Irit, Murah dan Nyaman: Cocok Buat Keluarga Besar

"Untuk seorang engineer, twin motor lebih baik daripada mekanis,” kata Sawase. Ia yakin elektrifikasi bisa meningkatkan dinamika berkendara Evo generasi baru.

Outlander Evo, Mungkinkah?

Pertanyaan besar berikutnya: model apa yang akan dijadikan basis Evo baru? Saat ini, jajaran Mitsubishi di pasar global lebih banyak diisi SUV seperti Outlander.

Sawase menyebut bahwa jika Evo harus lahir kembali, kemungkinan besar ia akan berevolusi dari model yang sudah ada, dan Outlander PHEV bisa jadi kandidat paling realistis.

Memang, ide Outlander Evolution terdengar kontroversial. SUV keluarga dengan label Evo mungkin dianggap "pengkhianatan" oleh penggemar lama. Namun, jika melihat tren pasar dan fokus Mitsubishi pada elektrifikasi, langkah ini bisa jadi strategi masuk akal.

Mitsubishi Lancer Evolution V. (Drive Place)
Mitsubishi Lancer Evolution V. (Drive Place)

Ralliart Masih Misterius

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI