Apakah Mobil Kena Banjir Masih Bisa Diperbaiki? 6 Indikasi Mobil Rusak Parah

Ruth Meliana

Senin, 01 Desember 2025 | 11:15 WIB
Apakah Mobil Kena Banjir Masih Bisa Diperbaiki? 6 Indikasi Mobil Rusak Parah
ilustrasi mobil terendam banjir (Pixabay/Andrew)

Suara.com - Menjadi kendaraan andalan banyak orang di era modern ini, perawatan mobil merupakan hal mendasar yang wajib diketahui semua orang. Berbicara pada konteks Indonesia, maka Ada juga wajib tahu apakah mobil kena banjir masih bisa diperbaiki atau tidak.

Mobil memiliki sistem kerja yang canggih, memadukan berbagai rangkaian perangkat dengan berbagai bahan dan alur rumit, untuk menghasilkan daya dorong dan kenyamanan di kabin.

Ketika terkena banjir, jelas akan terjadi kerusakan yang harus dipastikan dan dipetakan. Secara singkat, ya, mobil kena banjir masih bisa diperbaiki. Pertanyaannya kemudian, sejauh mana kerusakan yang masih dapat diperbaiki, dan kerusakan apa yang membuat mobil tersebut lebih baik dijual.

Mobil Kena Banjir Masih Bisa Diperbaiki

Kerusakan akibat banjir dapat terjadi karena masuknya air ke bagian-bagian mobil yang sensitif. Tidak hanya itu, kandungan yang terdapat pada air juga turut dapat membawa kerusakan yang lebih parah, karena reaksi kimia yang terjadi akibat hal tersebut.

Jika disederhanakan terdapat tiga kategori kerusakan yang ada pada mobil yang terkena banjir.

  • Pertama, kerusakan ringan. Hal ini terjadi ketika banjir atau genangan hanya terjadi sampai bagian bawah mobil saja. Risikonya lebih kecil, namun Anda tetap harus memeriksa detail bagian bawah mobil untuk mencegah karat yang tersembunyi. Langkah penanganannya adalah membersihkan bagian bawah mobil dari lumpur dan kotoran yang ada.
  • Kedua, kerusakan sedang. Hal ini terjadi ketika genangan air mencapai bagian bawah jok sehingga praktis sudah masuk ke bagian kabin mobil. Terdapat risiko kerusakan tersembunyi karena air dan kotoran masuk ke bagian kabin, dan mungkin ke bagian mesin. Kuras hingga bersih dan ganti semua cairan, kemudian periksa dan bersihkan sistem kelistrikan, dan bersihkan interior.
  • Ketiga, kerusakan parah. Hal ini terjadi ketika banjir atau genangan sampai menutup mesin. Perbaikan yang diperlukan sangat kompleks dan mungkin memerlukan biaya yang besar untuk mengembalikan mobil ke kondisi 100%. tingkat kerusakannya tinggi dan mungkin Anda perlu mempertimbangkan untuk menjual mobil yang terlanjur mengalami kondisi ini.

Perbaikan yang Diperlukan

Pada akhirnya, perbaikan yang diperlukan tetap akan menyesuaikan kerusakan yang muncul pada mobil. Semakin parah kondisi mobil terendam banjir, dalam artian semakin tinggi air dan semakin lama kondisi tersebut berlangsung, risiko kerusakannya jelas akan semakin besar.

Risiko ini sebanding dengan peningkatan biaya perbaikan yang diperlukan. Setiap mobil bisa dikembalikan pada kondisi 100% seperti sebelum terkena banjir. Namun yang membedakan adalah biaya yang diperlukan untuk urusan ini.

baca juga

Pada kerusakan ringan, biayanya mungkin tidak akan terlalu tinggi. Namun pada kerusakan yang parah, biaya yang muncul bisa sangat tinggi dengan risiko kerusakan yang kembali lagi setelah beberapa saat.

6 Indikasi Mobil Rusak Parah Akibat Banjir

Ketika kondisi mobil sudah terlalu parah, terdapat indikasi yang bisa jadi tolak ukur bahwa sebaiknya mobil dijual karena akan memerlukan dana dan upaya perbaikan ekstra besar. Keenam tanda yang dimaksud antara lain adalah sebagai berikut:

  • Bau apek dan lembap di bagian interior meski sudah dibersihkan total
  • Munculnya karat dan korosi di bawah jok, pedal, sekrup, dan rangka
  • Kotoran tersembunyi yang sulit dibersihkan
  • Kondisi interior yang rusak parah
  • Embun di lampu dan kaca yang terus muncul
  • Oli mesin yang kerih, menjadi tanda air masuk hingga ke dalam mesin

Itu tadi sedikit jawaban tentang apakah mobil kena banjir masih bisa diperbaiki atau tidak. Pada dasarnya, perbaikan bisa saja dilakukan, namun sebanding dengan kerusakan yang terjadi. Semoga bermanfaat.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kirim Bantuan Skala Besar untuk Korban Bencana Sumatra, Pemprov DKI Pakai KRI dan Helikopter

Kirim Bantuan Skala Besar untuk Korban Bencana Sumatra, Pemprov DKI Pakai KRI dan Helikopter

News | Senin, 01 Desember 2025 | 08:32 WIB

7 Penyakit yang Sering Muncul setelah Banjir, Lengkap Cara Pencegahannya

7 Penyakit yang Sering Muncul setelah Banjir, Lengkap Cara Pencegahannya

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 09:30 WIB

Dampak Kerusakan Usai Banjir Bandang Sapu Nagan Raya

Dampak Kerusakan Usai Banjir Bandang Sapu Nagan Raya

Foto | Senin, 01 Desember 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×