BYD Klaim Teknologi Mobil Listrik Mereka Kerap Ditiru Kompetitor

Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:54 WIB
BYD Klaim Teknologi Mobil Listrik Mereka Kerap Ditiru Kompetitor
Ilustrasi Logo BYD. (Ist)
Baca 10 detik
  • Persaingan otomotif kendaraan listrik makin ketat, inovasi menjadi kunci agar industri tidak hanya meniru teknologi.
  • BYD menegaskan inovasi orisinal harus tetap dilakukan agar ekosistem industri otomotif terus berkembang ke depan.
  • BYD mencontohkan sistem pengisian daya cepat mereka akan menjadi standar baru yang mungkin ditiru kompetitor.

Suara.com - Persaingan industri otomotif pada segmen kendaraan listrik dan hybrid semakin sengit seiring dengan akselerasi teknologi yang sangat cepat. Dalam dinamika ini inovasi dianggap sebagai kunci utama agar industri tetap bergerak maju dan tidak hanya terjebak dalam praktik saling meniru antar produsen.

General Manager Brand dan Public Relations BYD Group Li Yunfei mengungkapkan bahwa praktik meniru teknologi sebenarnya bukan hal baru dalam dunia otomotif.

Menurutnya pada masa awal perjalanan perusahaan banyak kompetitor yang meragukan visi teknologi yang diusung oleh BYD. Namun seiring berjalannya waktu pendekatan tersebut justru dipelajari secara mendalam dan direplikasi oleh pihak lain.

Li Yunfei menjelaskan bahwa banyak pihak yang kini mencoba mengikuti langkah strategis perusahaan.

“Dulu ada yang mempertanyakan arah teknologi kami. Setelah itu mereka mempelajarinya lalu mencoba meniru,” kata Li Yunfei, Sabtu (3 Januari 2026).

Fenomena ini sempat memicu diskusi serius di internal perusahaan mengenai efektivitas inovasi jika hasil akhirnya hanya akan dicontoh oleh pesaing. Namun BYD mengambil sikap tegas bahwa terobosan baru harus tetap dijalankan demi keberlangsungan ekosistem industri itu sendiri.

“Kalau tidak ada terobosan original, lama-lama tidak akan ada lagi yang bisa ditiru,” tegas Li.

Sebagai salah satu bukti nyata BYD menyoroti peluncuran sistem megawatt flash charging pada paruh pertama 2025. Teknologi ini menjadi standar baru dalam pengisian daya cepat kendaraan listrik.

Menurut pandangan Li produsen yang berani memulai inovasi biasanya akan menikmati masa keunggulan sementara sebelum akhirnya kompetitor mampu menyamai teknologi tersebut dalam rentang waktu satu hingga tiga tahun ke depan.

Baca Juga: Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas

Dominasi BYD saat ini juga didukung oleh riset jangka panjang pada beberapa sektor krusial seperti baterai lithium iron phosphate atau LFP dan teknologi DM plug-in hybrid. Selain itu pengembangan motor sinkron magnet permanen juga menjadi pilar kekuatan perusahaan yang lahir dari riset mendalam dan bukan sekadar keputusan instan mengikuti tren pasar.

Ke depan BYD memprediksi bahwa setiap peluncuran teknologi barunya akan terus menjadi pusat perhatian pelaku industri global.  Upaya para pesaing untuk mengejar dan menyesuaikan diri adalah bagian wajar dari kompetisi yang sehat demi mendorong kemajuan teknologi otomotif secara kolektif.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI