4 Fakta Insentif Mobil Listrik Disetop Tahun Ini, Siap-Siap Harga Naik 15 Persen

Husna Rahmayunita, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 16 Januari 2026 | 14:02 WIB
4 Fakta Insentif Mobil Listrik Disetop Tahun Ini, Siap-Siap Harga Naik 15 Persen
Pabrik Vinfast di Subang, Jawa Barat diresmikan pada Senin (15/12/2025). [Suara.com/Michele Alessandra]
baca 10 detik
  • Insentif Bea Masuk CBU dan PPN-DTP resmi berakhir per Desember 2025.
  • Enam merek (BYD, Vinfast, dll) wajib produksi menyesuaikan TKDN mulai 1 Januari 2026.
  • Harga mobil listrik diprediksi naik 15% tanpa stimulus fiskal pemerintah.

Suara.com - Tahun 2026 menjadi babak baru bagi pasar otomotif Indonesia, khususnya segmen kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Jika Anda berencana meminang mobil listrik tahun ini dengan harapan mendapat harga "miring" seperti tahun lalu, Anda perlu menata ulang anggaran belanja.

Pemerintah secara resmi telah menghentikan dukungan fiskal untuk mobil listrik, baik yang berstatus impor utuh (Completely Built Up/CBU) maupun rakitan lokal (Completely Knock Down/CKD).

Kebijakan ini diambil demi menjaga ketahanan APBN, namun berdampak langsung pada kocek konsumen.

Bagi Anda kaum smart budget yang mencari kendaraan operasional hemat energi, berikut adalah deretan fakta dan hitung-hitungan harga terbaru yang wajib diketahui:

1. "Pesta" Diskon Impor CBU Berakhir

Fakta pertama yang paling menohok adalah berakhirnya insentif bea masuk untuk mobil impor utuh. Sesuai Permenperin Nomor 6 Tahun 2023, fasilitas ini tidak diperpanjang setelah 31 Desember 2025.

  • Dulu (2024-2025): Mobil listrik CBU mendapat Bea Masuk 0 persen dan PPnBM 0 persen. Total pajak yang dibayar ke pusat hanya sekitar 12 persen.
  • Sekarang (2026): Tanpa insentif, struktur pajak kembali normal. Total beban pajak bisa melonjak hingga 77 persen (termasuk Bea Masuk 50 persen dan PPnBM 15 persen).

Artinya, mobil-mobil yang masih didatangkan utuh dari luar negeri berpotensi mengalami koreksi harga yang signifikan jika produsen membebankan biaya tersebut ke konsumen.

2. Subsidi PPN 10 Persen Resmi Dicabut

Selain bea impor, insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) sebesar 10 persen juga telah berakhir sesuai PMK 12/2025.

baca juga

Ini adalah komponen yang paling terasa di tingkat ritel. Sebelumnya, pembeli mobil listrik dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen hanya perlu membayar PPN sebesar 1 persen hingga 2 persen saja. Mulai tahun ini, konsumen wajib membayar PPN tarif normal (12 persen).

Simulasi Kasar:

Jika harga dasar mobil adalah Rp300 juta, hilangnya diskon PPN 10 persen berarti Anda harus membayar ekstra sekitar Rp30 juta lebih mahal dibanding harga bulan lalu.

Mobil listrik di bawah 200 juta per Januari 2026 (BYD Malang)
Mobil listrik di bawah 200 juta per Januari 2026 (BYD Malang)

3. Nasib 6 Merek Baru dan Janji Produksi Lokal

Meskipun insentif impor dicabut, enam produsen besar terikat "kontrak mati" dengan pemerintah melalui skema Bank Garansi. Mereka adalah:

1. BYD Auto Indonesia
2. Vinfast Automobile Indonesia
3. Geely Motor Indonesia
4. Era Industri Otomotif (Xpeng)
5. National Assemblers (Aion, Citroen, Maxus, VW)
6. Inchape Indomobil (GWM Ora)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga Wuling Air EV Bekas di Tahun 2026? Cek Update Banderol Terbarunya

Berapa Harga Wuling Air EV Bekas di Tahun 2026? Cek Update Banderol Terbarunya

Otomotif | Jum'at, 16 Januari 2026 | 09:33 WIB

Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:05 WIB

Semungil Atto 1 Sekencang Dolphin: Mobil Listrik Imut Honda akan Debut di Singapura, Harganya?

Semungil Atto 1 Sekencang Dolphin: Mobil Listrik Imut Honda akan Debut di Singapura, Harganya?

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Anggaran KKP 2027 Rp16,65 T Disorot, DPR Tekankan Pengawasan

Anggaran KKP 2027 Rp16,65 T Disorot, DPR Tekankan Pengawasan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:55 WIB

Dipantau Aja, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.598.000/Gram

Dipantau Aja, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.598.000/Gram

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:54 WIB

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

×