Akan Luncurkan Lagi Mobil Semurah Atto 1 di Indonesia? Ini Kata Petinggi BYD di China

Liberty Jemadu, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 16 Januari 2026 | 15:31 WIB
Akan Luncurkan Lagi Mobil Semurah Atto 1 di Indonesia? Ini Kata Petinggi BYD di China
BYD Atto 1 sukses besar di Indonesia. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • BYD Indonesia sukses meluncurkan Atto 1 yang mendongkrak pasar EV domestik berkat harga yang sangat bersahabat.
  • BYD akan menyesuaikan produksi model sesuai kebutuhan konsumen Indonesia, memastikan ketersediaan unit tahun ini.
  • Kesuksesan harga murah Atto 1 didukung integrasi vertikal dan skala produksi masif yang menekan biaya.

Suara.com - BYD Indonesia mencetak sukses besar dengan peluncuran mobil listrik Atto 1 di Tanah Air pada pertengahan tahun kemarin. City car itu laku keras dan sukses mendongkrak pasar EV domestik berkat harganya yang sangat bersahabat.

Kesuksesan BYD Atto 1 itu tentu saja membuat publik bertanya-tanya - sembari berharap - apakah produsen mobil listrik terbesar dunia itu akan kembali meluncurkan produk serupa di Indonesia?

General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang di Zhengzhou, China, Jumat (16/1//2026) mengakui pihaknya belu bisa memastikan akan meluncurkan lagi produk dengan harga agresif seperti Atto 1.

Namun, perusahaan menegaskan akan tetap menargetkan produksi model-model yang sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal. Meski belum merinci jumlah produksi secara pasti, Liu memastikan bahwa pihaknya akan menyesuaikan kapasitas dengan permintaan pasar.

“Kami berharap bisa memproduksi model yang dibutuhkan konsumen Indonesia. Produksi membutuhkan waktu untuk penyesuaian tetapi kami memastikan tahun ini konsumen tetap bisa mendapatkan unitnya,” kata Liu.

Tetapi Liu menegaskan juga bahwa BYD mampu menghasilkan produk murah karena penerapan konsep integrasi vertikal atau vertical integration dalam rantai produksi perusahaan.

Vertical integration merupakan sistem yang mencakup seluruh proses, mulai dari riset dan pengembangan (R&D), produksi, hingga perakitan. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan memproduksi banyak komponen mobil secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada pemasok eksternal yang berpotensi menaikkan biaya produksi.

“Vertical integration bukan hanya soal perakitan. Prosesnya dimulai dari R&D hingga produksi. Dengan sistem ini, kami bisa memberikan nilai terbaik kepada konsumen di seluruh dunia,” ujar Liu.

Selain itu, skala produksi BYD yang besar juga menjadi faktor penekan biaya. Dengan kapasitas manufaktur yang masif, perusahaan dapat mengoptimalkan efisiensi produksi sehingga harga jual kendaraan bisa lebih kompetitif.

baca juga

“Skalabilitas juga membantu kami memaksimalkan efisiensi biaya manufaktur. Semua faktor ini membuat BYD mampu menawarkan produk yang lebih terjangkau dan kompetitif,” lanjut Liu.

Atto 1, yang dijual di bawah Rp 200 juta, meraih sukses besar. Hanya dalam kurang dari 6 bulan, mobil itu terjual sebanyak 22.582 unit - berkontribusi 48,3 persen atau hampir separuh dari total penjualan mobil BYD di Indonesia tahun lalu yang mencapai 46.711 unit.

Tidak hanya itu, Atto 1 juga memperbesar market share ev di Indonesia menjadi di atas 12 persen - untuk pertama kalinya di dalam sejarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Beri Kode Denza B5 Bakal Hadir di Indonesia

BYD Beri Kode Denza B5 Bakal Hadir di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 16 Januari 2026 | 14:00 WIB

Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:05 WIB

BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik

BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:35 WIB

Persaingan Sengit Toyota dan Brand China di Pasar Mobil Nasional

Persaingan Sengit Toyota dan Brand China di Pasar Mobil Nasional

Otomotif | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB

Susul Langkah VinFast, BYD Siapkan Mobil Khusus Armada Taksi Online: Ini 4 Model Andalannya

Susul Langkah VinFast, BYD Siapkan Mobil Khusus Armada Taksi Online: Ini 4 Model Andalannya

Otomotif | Senin, 12 Januari 2026 | 10:50 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×