Harga Mobil Bakal Melonjak? Imbas Kebijakan Mendadak Tarif Global 10 Persen dari Presiden Trump

Ruth Meliana, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:55 WIB
Harga Mobil Bakal Melonjak? Imbas Kebijakan Mendadak Tarif Global 10 Persen dari Presiden Trump
Harga Mobil Bakal Melonjak? Imbas Kebijakan Mendadak Tarif Global 10 Persen dari Presiden Trump
baca 10 detik
  • Mahkamah Agung batalkan aturan lama, Tarif Global Trump 10 Persen diumumkan.

  • Skema ganda Tarif Global Trump ini ancam biaya produksi industri otomotif.

  • Berlakukan Tarif Global Trump, pemerintah AS terancam bayar ganti rugi triliunan.

Suara.com - Presiden Donald Trump kembali mengguncang panggung ekonomi dunia. Usai kekalahan yang cukup telak di Mahkamah Agung Amerika Serikat, Trump langsung membalas dengan manuver mengejutkan: mengumumkan pemberlakuan tarif global sebesar 10 persen.

Langkah ini diambil sebagai tanggapan setelah Mahkamah Agung membatalkan sebagian besar tarif yang sebelumnya diberlakukan melalui International Emergency Economic Powers Act (IEEPA).

Alih-alih mundur, Trump justru menegaskan bahwa kebijakan perang dagangnya akan semakin agresif.

Skema Tarif Berlapis yang Mengancam Industri

Melalui unggahan panjang di media sosial pribadinya, Trump menyatakan bahwa tarif Section 232 dan Section 301 yang sudah ada saat ini akan tetap dipertahankan.

Lebih mengejutkan lagi, tarif global 10 persen yang baru diumumkan di bawah Section 122 ini akan dikenakan "di atas" tarif yang sudah berjalan.

Beban ganda ini diprediksi akan menghantam keras sektor manufaktur global. Sebagai contoh, tarif Section 232 selama ini sangat menyasar komoditas baja dan aluminium.

Jika tambahan tarif 10 persen ini benar-benar direalisasikan, biaya produksi industri besar—terutama otomotif—akan melonjak drastis dalam waktu singkat.

Trump juga menegaskan bahwa pemerintahannya sedang memulai serangkaian investigasi baru untuk melindungi Amerika Serikat dari praktik perdagangan luar negeri yang ia anggap tidak adil.

baca juga

Kritik Pedas untuk Mahkamah Agung

Tidak hanya mengumumkan kebijakan ekonomi, Trump juga melontarkan serangan verbal yang sangat tajam kepada Mahkamah Agung AS.

Ia secara terbuka menyebut keputusan pembatalan IEEPA tersebut sebagai sesuatu yang "sangat mengecewakan".

Bahkan, Trump mengatakan dirinya merasa "malu pada beberapa anggota pengadilan" yang secara blak-blakan ia sebut sebagai "bodoh dan antek."

Lebih jauh, ia menuduh lembaga peradilan tertinggi di AS itu telah disusupi oleh kepentingan asing dan gerakan politik yang ia nilai "berisik dan menyebalkan."

Klaim Sepihak vs Fakta Data Ekonomi

Melansir dari Carscoops, Trump dengan percaya diri mengklaim bahwa berbagai kebijakan tarifnya sukses mengakhiri lima dari delapan perang yang ia tangani.

Namun, klaim heroik ini menuai perdebatan sengit dari para pakar ekonomi.

Faktanya, data dari Departemen Perdagangan AS yang dikutip oleh Associated Press menunjukkan realita yang berbeda.

Defisit perdagangan Amerika Serikat nyatanya hanya turun sangat tipis, dari 904 miliar dolar pada 2024 menjadi sedikit di atas 901 miliar dolar pada tahun lalu.

Ironisnya, angka impor justru mengalami kenaikan hampir 5 persen meskipun sistem tarif yang ketat sudah diberlakukan.

Ancaman Bom Waktu Finansial: Ganti Rugi Rp2.192 Triliun

Kini, badai hukum dan finansial tampaknya sedang membayangi Amerika Serikat. Akibat putusan Mahkamah Agung yang membatalkan tarif sebelumnya, Pemerintah AS berpotensi menghadapi tuntutan pengembalian dana fantastis.

Diperkirakan sekitar 130 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp 2.192 triliun, harus dikembalikan kepada pihak-pihak yang terdampak atas tarif yang kini dinilai dipungut secara ilegal.

Situasi ini dipastikan akan memicu sengketa hukum internasional yang rumit dan berkepanjangan selama bertahun-tahun ke depan.

Satu hal yang pasti: perang dagang belum akan mereda. Para pelaku usaha global kini harus bersiap menghadapi gelombang ketidakpastian baru dari kebijakan ekonomi Donald Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Beri Apresiasi Rencana Indonesia Kirim Pasukan Ke Gaza di Forum Perdana BoP

Trump Beri Apresiasi Rencana Indonesia Kirim Pasukan Ke Gaza di Forum Perdana BoP

Video | Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:51 WIB

Mahkamah Agung AS Putuskan Tarif Trump Ilegal, Bagaimana Nasib Perjanjian Prabowo - Trump?

Mahkamah Agung AS Putuskan Tarif Trump Ilegal, Bagaimana Nasib Perjanjian Prabowo - Trump?

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 09:28 WIB

Deal Perjanjian Dagang RIAS Tak Mutlak, Bisa Berubah Jika Ada Perjanjian Baru

Deal Perjanjian Dagang RIAS Tak Mutlak, Bisa Berubah Jika Ada Perjanjian Baru

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Jalur Migrasi Terputus Akibat Kebun, Bencana Besar Mengintai Populasi Gajah Kita

Jalur Migrasi Terputus Akibat Kebun, Bencana Besar Mengintai Populasi Gajah Kita

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Jelang Lawan PSIM Yogyakarta, Shin Tae-yong Tegaskan Persija Jakarta Ogah Kalah

Jelang Lawan PSIM Yogyakarta, Shin Tae-yong Tegaskan Persija Jakarta Ogah Kalah

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Tips Memilih Sepeda Listrik Praktis untuk Mobilitas Harian

Tips Memilih Sepeda Listrik Praktis untuk Mobilitas Harian

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:35 WIB

DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran

DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×