Ingat Pabrikan India Pemasok Kopdes Viral? Kini Rilis Mobil Listrik Rp120 Jutaan dengan Skema Unik

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:31 WIB
Ingat Pabrikan India Pemasok Kopdes Viral? Kini Rilis Mobil Listrik Rp120 Jutaan dengan Skema Unik
Tata Motor rilis mobil listrik murah (Carscoops)
baca 10 detik
  • Harga Tata Punch EV menjadi Rp 120 jutaan berkat sewa baterai.

  • Konsumen Tata Punch EV membayar sewa baterai sesuai jarak tempuh mobil.

  • Spesifikasi Tata Punch EV mumpuni dan aman saat melibas genangan air.

Suara.com - Masih ingat dengan Tata Motors? Pabrikan otomotif raksasa asal India yang belakangan ini tengah viral diperbincangkan sebagai pemasok armada Koperasi Desa (Kopdes) di berbagai daerah, kini kembali membuat gebrakan besar. Bukan soal mobil komersial, melainkan inovasi di kelas kendaraan penumpang bebas emisi.

Tata Motors baru saja meluncurkan Tata Punch EV facelift untuk pasar domestik India dengan strategi penjualan yang dijamin membuat pabrikan lain ketar-ketir. Bagaimana tidak? Mereka menawarkan skema pembelian mobil listrik tanpa baterai!

Beli Mobilnya, Sewa Baterainya: Cuma Rp120 Jutaan!

Normalnya, melansir dari laporan Carscoops, Tata Punch EV facelift dibanderol mulai dari 9.69 lakh rupee atau sekitar Rp180 jutaan. Harga ini sebenarnya sudah cukup terjangkau untuk ukuran mobil listrik.

Namun, lewat skema baru bernama BaaS (Battery as a Service), konsumen bisa membawa pulang mobil ini tanpa harus membeli baterainya.

Hasilnya? Harga kendaraan anjlok drastis menjadi hanya 6.49 lakh rupee, atau sekitar Rp120 jutaan saja. Artinya, pembeli bisa menghemat hingga Rp60 jutaan di awal pembelian.

Lalu bagaimana mobil bisa menyala? Pembeli cukup menyewa baterai dengan tarif berlangganan sekitar 2,6 rupee atau Rp 500 perak per kilometer.

Skema ini dinilai sangat menggiurkan dan revolusioner, terutama bagi masyarakat urban yang mobilitas hariannya tidak terlalu jauh. Anda hanya membayar daya sesuai dengan jarak yang Anda tempuh!

Spesifikasi Mumpuni, Tak Gentar Hadapi Banjir

baca juga

Meski harganya dipangkas habis-habisan lewat skema BaaS, spesifikasi Tata Punch EV sama sekali tidak murahan. Mobil listrik ini hadir dengan dua pilihan kapasitas baterai canggih:

  • Baterai 30 kWh: Mampu menempuh jarak hingga 265 km dalam sekali pengisian penuh.
  • Baterai 40 kWh: Memiliki daya jelajah luar biasa hingga 468 km (berdasarkan pengujian ARAI).

Urusan isi daya juga anti-ribet. Tata membekali mobil ini dengan kemampuan fast charging 65 kW DC.

Dalam kondisi ideal, baterai bisa terisi dari 20% hingga 80% hanya dalam waktu 26 menit.

Bahkan, jika Anda sedang buru-buru, pengisian selama 15 menit saja sudah cukup untuk menambah jarak tempuh sejauh 135 km.

Dari segi dapur pacu, motor listriknya mampu memuntahkan tenaga sebesar 130 PS. Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat dituntaskan di bawah sembilan detik.

Menariknya lagi, mobil ini sepertinya sangat cocok jika kelak dibawa ke jalanan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Mobil India Tanpa Jaringan Purnajual Berpotensi Jadi Besi Tua di Desa-Desa

Impor Mobil India Tanpa Jaringan Purnajual Berpotensi Jadi Besi Tua di Desa-Desa

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:13 WIB

Tata Cara Wudu saat Puasa, Boleh Berkumur atau Tidak? Ini Penjelasannya

Tata Cara Wudu saat Puasa, Boleh Berkumur atau Tidak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:14 WIB

Kerry Riza Nilai Tuntutan Tak Berdasar, Jaksa Kukuh Minta 18 Tahun Penjara

Kerry Riza Nilai Tuntutan Tak Berdasar, Jaksa Kukuh Minta 18 Tahun Penjara

Foto | Senin, 23 Februari 2026 | 21:02 WIB

Terkini

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:31 WIB

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:25 WIB

×