Suara.com - Pengadaan mobil dinas baru untuk Gubernur Kaltim (Kaltim) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Nilainya tidak kecil karena mencapai Rp8,5 miliar.
Angka tersebut memicu beragam reaksi, terutama di tengah upaya efisiensi anggaran yang sedang digaungkan pemerintah daerah.
Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud angkat bicara menanggapi kritik yang mengalir deras. Dia menilai kendaraan dinas kepala daerah bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol kehormatan daerah.
"Masa iya kepala daerah pakai mobil ala kadarnya? Jaga dong. Ini marwahnya Kaltim, marwahnya masyarakat Kalimantan Timur," ujarnya dalam keterangan kepada media.
Pernyataan tersebut sontak viral. Di berbagai platform, warganet mempertanyakan urgensi pembelian kendaraan dengan harga fantastis terutama ketika sejumlah ruas jalan di Kaltim masih dilaporkan mengalami kerusakan.
Lalu muncul pertanyaan yang ramai diperbincangkan: jika dana Rp8,5 miliar itu dialihkan untuk perbaikan jalan, sebenarnya bisa mengaspal berapa kilometer?
Mending Benerin Jalan? Rp8,5 Miliar Setara Biaya Mengaspal Jalan Lintas Kecamatan
![Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud bersama rombongan saat meninjau kondisi jalan nasional penghubung Samarinda-Kutai Barat-Mahakam Ulu. [Antara/HO-Adpimprov Kaltim]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/8t6tf902kjTselAgRUVwA64UF5GrItTl.png)
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud bersama rombongan saat meninjau kondisi jalan nasional penghubung Samarinda-Kutai Barat-Mahakam Ulu. [Antara/HO-Adpimprov Kaltim]
Untuk menghitungnya, perlu mengacu pada estimasi biaya pengaspalan jalan berdasarkan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) konstruksi jalan standar dua lajur dengan lebar sekitar 3–4 meter.
Sebagai simulasi hitungan kasar, Suara.com mengutip dari website PT Laksana Karya Indonesia sebagai kontraktor jalan dan jasa pengaspalan murah dan berpengalaman.
Berdasarkan simulasi perhitungan biaya pengaspalan jalan hotmix, rata-rata biaya pengaspalan per meter persegi bisa berada di kisaran Rp150.000 hingga Rp250.000. Namun hal tersebut tergantung spesifikasi, ketebalan aspal, kondisi lahan, dan lokasi proyek.
Jika kita ambil angka moderat, misalnya Rp200.000 per meter persegi, maka untuk jalan dengan lebar 4 meter, biaya per meter panjangnya adalah:
4 meter x Rp200.000 = Rp800.000 per meter panjang.
Artinya, untuk 1 kilometer (1.000 meter), biaya yang dibutuhkan sekitar:
Rp800.000 x 1.000 = Rp800 juta per kilometer.
Dengan asumsi tersebut, maka dana Rp8,5 miliar secara teori dapat digunakan untuk membangun atau mengaspal sekitar: